Tausyiah275

March 9, 2008

“Islam Download”, Tapi Kok….

Masuk Kategori: HOT NEWS, Teknologi

Coba anda click link ini. Anda akan dibawa ke sebuah website ‘bernuansa’ Islami, setidaknya dia memberikan banyak fasilitas yg terkait dengan Islam.

Tapi, jika ditelusuri lebih lanjut, anda akan menemukan link berikut ini.
*hanya bisa geleng2 kepala…*

Hasil penelitian lebih lanjut, didapat informasi berikut:
IDwebhost - Domain and Hosting Services
Cost Less, Special Serve
http://idwebhost.com
Domain Name: ISLAM-DOWNLOAD.NET

Registrant:
PrivacyProtect.org
Domain Admin ()
P.O. Box 97
All Postal Mails Rejected, visit Privacyprotect.org
Moergestel
null,5066 ZH
NL
Tel. +45.36946676

Creation Date: 30-Apr-2007
Expiration Date: 30-Apr-2010

Domain servers in listed order:
sg2.no1datacenter.com
sg1.no1datacenter.com

Administrative Contact:
PrivacyProtect.org
Domain Admin ()
P.O. Box 97
All Postal Mails Rejected, visit Privacyprotect.org
Moergestel
null,5066 ZH
NL
Tel. +45.36946676

Technical Contact:
PrivacyProtect.org
Domain Admin ()
P.O. Box 97
All Postal Mails Rejected, visit Privacyprotect.org
Moergestel
null,5066 ZH
NL
Tel. +45.36946676

Billing Contact:
PrivacyProtect.org
Domain Admin ()
P.O. Box 97
All Postal Mails Rejected, visit Privacyprotect.org
Moergestel
null,5066 ZH
NL
Tel. +45.36946676

Status:ACTIVE

Wah wah wah….nampaknya ada yg berusaha merusak nama Islam…

February 8, 2008

Linux edisi Muslim

Masuk Kategori: HOT NEWS, Dari Inboxku, Teknologi

*dari inboxku*
Assalamu’alaikum. .

cuma mo kasih info aja, barangkali ada yang tertarik..

alhamdulillah ane telah menyelesaikan proyek pembuatan linux muslim edition.. linux muslim edition ini berisi beberapa fitur utama seperti:
- ada murattal 30 JUZ!!! oleh syaikh al ‘akmy dlm format .rm
- aplikasi al quran dan terjemahnya (zekr)
- Pengingat waktu shalat yg akn adzan pd waktunya
- Menulis bahasa arab hanya dgn sekali klik.
- hisnul muslim (chm), arbain (chm), dzikir pagi n petang (mp3)

aplikasi standarnya:
- openoffice terbaru (2.3.1)
- gyachoo messenger utk YM-an
- Xchat utk mirc
- Mozilla firefox utk browser

Linux muslim edition ini adalah live cd.. artinya bisa kita nikmati langsung tanpa harus diinstal ke harddisk.. selama dlm mode live cd, tidak akan mempngaruhi apapun terhadap windows kita.. klo tertarik, linux ini bs langsung diinstal. silahkan nanti baca panduan instalnya di desktopnya.

ya. kita taulah klo windows begitu populer.. tp gada slhnya klo kita mencoba untuk menggunakan sistem operasi yg bnr2 free.. selain free dr segi biaya juga free dari virus dan free juga dari isu piracy.. buat yg blum mau beralih full ke linux, kan bs coba live cd aja.. atau jadi dual boot artinya dlm 1 pc ada 2 sistem operasi.. harap dicatat bahwa dual boot ini tidak akn memperlambat kinerja pc..

so, kpn lagi?? :)

lihat review lengkap dan link downloadnya di sini (700 mb)
www.umam.web.id
klik pada bagian PCLinuxOS Muslim Edition

notes: linux muslim edition ini ane buat dibawah lisensi General Public Lisense (GPL) artinya bebas untuk dicopy, dibajak, diubah2, ditambah2, dikurang2, didistribusi ulang, bahkan untu dijual…

jazakumullah khairan..

December 17, 2006

Tayangan TV Yang (masih banyak) Tidak Mendidik

Masuk Kategori: HOT NEWS, Teknologi

Artikel ini mungkin masih terkait dengan tayangan smack down (baca: kekerasan) yang luput dari perhatian kita. Hanya saja, tidak terkait langsung karena penyajian dan objektifitasnya berbeda…namun aku harap anda-anda masih bisa menangkap ‘benang merah’nya. :-)

Sudah bukan rahasia umum lagi, bahwa tayangan televisi (Indonesia) sangat ’sukses’ meracuni bangsa Indonesia, terutama generasi muda dan masyarakat dg ekonomi kurang beruntung. Asumsi yg aku gunakan adalah sifat boros (konsumeri), generasi pemimpi (banyak tayangan ‘tidak membumi’), generasi instan (tidak ingin repot2 mencapai keberhasilan), generasi takhayul (terlalu mudah percaya hal2 mistis yg tidak jelas juntrungannya…jika di internet, diimplementasikan dengan mudahnya percaya hoax ikan pari, hoax siksa kubur, hoax anak berubah menjadi hewan setelah menendang ibunya, hoax suara neraka, hoax surat penjaga masjid Nabawi, juga hoax lafadz ALLOH di Lapindo. ), generasi penuh syahwat (dg ditayangkannya acara2 ‘tidak bermanfaat’), generasi pengghibah, dan masih banyak generasi2 ‘tidak jelas’ lainnya.

1. Sifat Boros (Konsumer)
Jika kita lihat, tiap acara akan selalu muncul iklan. Sebenarnya tidak ada yg salah dg iklan, karena stasiun televisi jelas2 membutuhkan iklan untuk kelangsungan hidup mereka. Namun, iklan akan menjadi ‘pedang pembunuh’ ketika orang2 menjadi terbius dg slogan2 (yg seringkali tidak sesuai dg fakta) serta selalu berpikir BELI…BELI…BELI…

“Lho, tidak boleh beli barang?”

Errr…bukan maksudku melarang anda2 membeli barang…toh, itu uang2 anda juga. Yang hendak aku soroti, IKLAN SERINGKALI MEMBUAT KITA MEMBELI SUATU BARANG TANPA ALASAN JELAS. Jika aku gunakan bahasa Inggris, We buy a wanted thing…not a needed thing. Ujung2nya, mubazir…

2. Generasi Pemimpi
Ini terkait dengan sinetron2 yg ditayangkan. Hampir semua sinetron (terutama remaja) sangat tidak mendidik karena membuat penontonnya bermimpi yg tidak realistis. Bertemu dg co/ce kaya, temen sekolah, lalu naksir, kemudian ada masalah dg ortu, lalu… Yaaa…pokoknya mimpi teruuussszzzz…

“Lho, mimpi kan bisa membuat orang semangat hidup?”
“Sukses kan dimulai dari mimpi?”

Iya…tapi mimpi yg gimana dulu? Memangnya sukses jatuh dari langit??

3. Generasi Instan
Mungkin terkait juga dg poin 2. Banyak orang bermimpi menjadi idola, sehingga berbagai macam cara dilakukan…yg sifatnya instan (sekejap), tidak mau bekerja keras. Banyaknya acara ‘mencari bakat’, ‘menjadi artis’…bahkan ‘menjadi da’i’ menunjukkan bahwa banyak diantara kita yg masih TERLALU silau dg gemerlapnya dunia.

Lebih parah lagi dg tayangan putri Indonesia, miss Universe, bla bla bla…yg ga jelas manfaatnya. Menjadi duta negara? Mempromosikan bangsa? Duh, omong kosong dan alasan yg klise…apa tidak ada alasan yg lebih ‘realistis’ dan bermanfaat? ;-)

4. Generasi Takhyul
Untuk hal ini, sudah tidak perlu diperdebatkan lagi. Banyaknya tayangan mistik yg muncul, membuat aku sendiri begitu miris dan takut…jangan2 agama dan ulama sudah menjadi tanda pengusir setan? Tidak lagi menjadi panutan umat serta panduan hidup…namun hanya menjadi simbol2 semata.

Kiai, ustadz hanya dibutuhkan ketika mengusir setan2, roh2 halus…padahal mestinya ustadz dan kiai juga dibutuhkan untuk mengusir setan2 yg berwujud manusia.

5. Generasi Penuh Syahwat
Tidak saja Playboy yg seharusnya dipermasalahkan, tapi masih banyak tabloid, buletin (buklet?), dan tayangan2 yg merangsang syahwat. Bahkan kini file2 3gp (yg mayoritas berisi adegan porno) banyak bersliweran dan ditransfer. Belum lagi dvd porno dan vcd porno…yg mudah dibeli anak2 SMP dan SMA.

Jika dibeli orang dewasa, mungkin masih bisa dimaklumi…tapi jika dikonsumsi anak2 muda…yaaa…aku tidak setuju lah…

Herannya, RUU APP membutuhkan waktu yg sangat lama untuk disetujui…sedangkan Revisi RUU Pernikahan (terkait dg kasus poligami Aa Gym) cepat sekali diurus.

6. Generasi Pengghibah
Tayangan infotainment yg sudah jelas2 lebih banyak mudharatnya (hingga diharamkan oleh MUI dan NU) begitu digemari. Jika kita perhatikan, isi infotainment lebih banyak berghibah (gossip) dibandingkan dengan memberitakan sesuatu yg bermanfaat.

Akibatnya, tabloid2 ghibah laris manis….tayangan tivinya pun demikian….belum lagi email2 hasil forward berisi berita yg (seringkali) tidak benar. Padahal jika merujuk hadits Rasululloh SAW, bahwa orang yg berghibah ibarat memakan bangkai saudaranya sendiri…maka, kita selama ini sudah berapa banyak makan bangkai saudara kita? *ya ya ya….ghibah masih merupakan polemik juga. Insya ALLOH di lain kesempatan aku bahas juga masalah ghibah ini…*

7. Generasi Kurang Ajar
Melecehkan guru, membentak orang tua, membunuh orang tua, bla bla bla….merupakan sedikit dari acara2 yg ditayangkan di televisi, terutama sinetron. Padahal, Islam sudah memberikan wejangan bahwa ANAK MESTI BERBAKTI, BERKATA YG LEMAH LEMBUT PADA ORANG TUA. Mari kita lihat lagi Al Israa(17):23,“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.”

Karenanya, aku hanya bisa mengelus dada…dan tidak habis pikir tiap kali melihat acara (kriminal) berisi kasus anak menganiaya ibunya karena tidak dibuatkan masakan favoritnya, anak membunuh bapaknya karena tidak dibelikan motor, dan kasus2 ‘malin kundang’ lainnya.

Padahal, jika kita perhatikan Luqman(31):14,“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.”

Kita bisa bayangkan ibunya telah bersusah payah….juga jasa bapaknya yg telah memberi nafkah, serta menjaganya.

dan terakhir,
8. Generasi Kekerasan
Yg terakhir ini merupakan imbas dari banyaknya tayangan televisi dan permainan (game) yg mengandung cukup banyak kekerasan. Smack Down, WWF, bahkan berita kriminal bisa menjadi pemicu munculnya ‘bakat’ kekerasan pada generasi muda. Memang tidak secara langsung, namun mereka menjadi ‘permisif’ serta tidak peduli dg kekerasan yg terjadi pada orang lain (karena dianggap sudah biasa).

Generasi ini juga akan mempunyai sifat egois yg tinggi, cuek dengan sekitar, bahkan (paling parah) tidak mempunyai empati dan simpati terutama kepada orang lain yg mengalami musibah. Akibatnya jelas, kasih sayang sesama akan hilang…yg ada dan tumbuh adalah rasa curiga dan tidak percaya dengan orang lain.

Demikian artikel ini dibuat….mudah2an kita bisa menjaga minimal orang2 terdekat kita, lalu berangsur-angsur ke ruang lingkup yg lebih luas, agar tidak menjadi salah satu dari 8 generasi di atas. Aamiin… :-)

December 7, 2006

MATIKAN (atau TINGGALKAN) Handphone!!!

Masuk Kategori: HOT NEWS, Teknologi

Beberapa waktu lalu, aku tulis artikel bahwa Al Qur’an (dan Adzan) JANGAN dipakai sebagai dering handphone ataupun sebagai nada tunggu. Silakan baca kembali artikel tersebut untuk lebih jelasnya. Oya, baru2 ini beberapa ulama mengeluarkan fatwa larangan hal yg serupa. Alhamdulillah, ternyata para ulama juga menyadari bahwa penggunaan Al Qur’an (dan Adzan) dalam hape bukanlah hal yg sepele. :-) ;-)

Nah, kali ini aku hendak mengingatkan lagi saudara2ku sekalian, hal yg terkait dg handphone.

Seperti judulnya, aku hendak mengingatkan untuk MEMATIKAN (atau TINGGALKAN) HANDPHONE SAAT MASUK KE MASJID.

Ada beberapa alasan mengapa handphone HARUS dimatikan (ekstrimnya, ditinggalkan) pada saat kita pergi ke masjid. Namun yg paling mendasar adalah MENJAGA KEKHUSYUKAN SHOLAT/AKTIVITAS DI MASJID.

Aku pernah mengalami 2 kejadian yg cukup menggelikan/menjengkelkan.
1. Saat sholat wajib berjama’ah di masjid. Jika tidak salah, terjadi 2x, saat Dhuhur dan Ashar. Kejadian pertama, terjadi saat aku menjadi imam. Sebelumnya, aku sudah mengingatkan para makmum agar mematikan handphone mereka. Namun, nampaknya ada yg lupa. Pada satu saat, tiba2 terdengar dering handphone. Deringnya lagu SMS yg terkenal itu. Bunyinya cukup keras juga…akibatnya konsentrasi sedikit buyar, karena deringnya berbunyi terus menerus. Sedikit merepotkan juga…dan saat sholat selesai, aku sempat melihat seorang jama’ah tergopoh-gopoh pergi untuk menerima telpon. Kejadian yg kedua, terjadi saat sholat Ashar. Kebetulan, handphone yg berdering tepat di sebelahku. Dan ini jelas2 sangat mengganggu konsentrasi.

2. Saat sholat Jum’at. Untuk kejadian ini, cukup menggelikan. Satu saat, ketika sedang mendengarkan khutbah Jum’at, terdengar nada dering. Aku melihat beberapa jama’ah bergerak bersamaan, mencari handphonenya. Dugaanku, mereka bergerak karena handphone mereka punya nada dering yg sama, sehingga secara reflek mereka langsung merogoh kantong masing2 untuk mengambil handphonenya. Lucu juga melihat mereka ’sibuk’ mencari-cari handphone mereka.

Bagaimana jika di-silent?

Untuk kasus silent, aku sarankan untuk memasang mode silent TANPA GETAR. Aku mengalami sendiri, satu waktu aku set handphoneku ke keadaan silent. Namun ternyata handphoneku ini mempunyai ‘kebiasaan’ akan mengaktifkan kemampuan getar jika dia diset silent.

Walhasil, ketika ada panggilan saat aku sedang sholat, handphone di saku celanaku bergetar terus menerus…dan itu mengganggu konsentrasiku.

Aku pernah mencoba meninggalkan handphone, alias tidak dibawa ke masjid. Cukup enak dan lega, bisa ibadah dengan tenang, tidak dipusingkan oleh panggilan2 yg masuk, baik panggilan telpon maupun sms. Namun, ada kekurangannya, beberapa kenalan (terutama boss) sedikit ngomel2 karena aku tidak (segera) mengangkat/merespon panggilan mereka. Akhirnya, aku jelaskan jika pada jam2 tertentu aku tidak mengangkat handphone, maka aku sedang sholat. Ujung2nya mereka mengerti ‘kebiasaanku’ ini. :-)

So…silakan pilih, matikan handphone atau silent tanpa getar :-)






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham