Tausyiah275

September 25, 2008

ALLOH SWT Mengampuni Orang yg Keliru, Lupa, dan Terpaksa

Masuk Kategori: Hadits of the Day, Hadits

Bismillah,

Dari Ibnu Abbas rodhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Alloh mengampuni beberapa perilaku umatku, yakni (karena) keliru, lupa dan terpaksa.” (Hadits hasan diriwayatkan oleh Ibnu Majah, Baihaqi, dan lain-lain)

Penjelasan:
Seseorang tidak bisa dikenai sanksi atas perbuatannya yg dilakukan karena ketiga hal di atas, yakni keliru, lupa, dan terpaksa.

Contoh terpaksa: babi hukumnya haram dimakan. Akan tetapi, jika kita berada dalam keadaan terdesak/terpaksa, tidak ada makanan lain misalnya, maka kita BOLEH makan babi. Tentu saja tidak lantas dipuas-puaskan begitu saja.

Contoh keliru: kita sedang sholat di sebuah tempat yang kita tidak tahu arah kiblatnya. Selesai sholat, saat meneruskan perjalanan, barulah kita tahu, bahwa kita salah kiblat. Dari guru2 mengaji saya, didapat informasi bahwa kita TIDAK PERLU mengulang sholat, meskipun kiblat kita salah, karena kita keliru. Detail tentang hal ini, insya ALLOH akan menyusul di artikel lain.

Contoh lupa: saat ini sedang Ramadhan. Usai menempuh perjalanan jauh, saat tiba di kantor, kita langsung minum untuk menghilangkan haus. Maka kita tidak akan dikenai sanksi, karena kita lupa bahwa kita sedang shaum.

Semoga artikel ini bermanfaat.

September 4, 2008

Mudahnya&Murahnya Sedekah

Dari Abu Hurairah rodhiallohu ‘anhu dia berkata: Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap ruas tulang manusia harus disedekahi setiap hari selagi matahari masih terbit. Mendamaikan dua orang (yang berselisih) adalah sedekah, menolong orang hingga ia dapat naik kendaraan atau mengangkatkan barang bawaan ke atas kendaraannya merupakan sedekah, kata-kata yang baik adalah sedekah, setiap langkah kaki yang engkau ayunkan menuju ke masjid adalah sedekah dan menyingkirkan aral (rintangan, ranting, paku, kayu, atau sesuatu yang mengganggu) dari jalan juga merupakan sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Maksud dari hadits di atas, sedekah itu memiliki banyak cabang. Jadi, jangan terpaku sedekah ~ mengeluarkan harta. Jadi, mari kita berlomba-lomba bersedekah dengan apa yg kita miliki.

Apabila ada harta, gunakan harta untuk sedekah.
Apabila mempuyai tenaga, manfaatkan untuk sedekah.
Dan seterusnya…

July 4, 2008

Orang Beriman PASTI Masuk Surga

Romadhoni : Dari Abu Said Al Khudri ra. bahwasanya Rasulullah saw bersabda: “Allah memasukkan penghuni Sorga ke Sorga, Dia memasukkan orang yang di kehendakiNya dengan rahmatnya dan memasukkan penghuni Neraka ke Neraka, kemudian Dia berfirman : “Lihatlah orang yang kamu sekalian dapati di dalam hatinya iman seberat biji sawi, maka keluarkanlah ia”. Kemudian mereka dikeluarkan dari neraka seperti arang, mereka telah terbakar maka mereka dilemparkan di sungai hidup (Nahrul hayat), lalu mereka tumbuh di dalamnya, sebagaimana biji-bijian itu tumbuh di tanah yang dibawa banjir, tidaklah kamu melihatnya, bagaimana ia tumbuh dengan kuning emas”. (Hadits ditakhrij oleh Muslim).

Makna dari hadits di atas adalah siapa saja yg memiliki keimanan kepada ALLOH SWT, insya ALLOH dia akan dikeluarkan dari neraka.

Yang bisa menjadi diskusi di sini adalah siapa yg akan diselamatkan dari neraka? Apakah hanya orang Islam (yg beriman) ataukah juga termasuk orang2 non muslim, yg saat di dunia, pernah terbetik dalam hatinya bahwa mereka meyakini adanya ALLOH SWT (namun tidak pernah diumumkan)?

July 1, 2008

Keutamaan Sholat Berjama’ah, Shaf Pertama, dan Pahala Sholat Isya&Subuh

Romadhoni (6/24/2008 8:47:40 AM): Abu Hurairah radhiyallahu’anhu mengatakan bahwa Rasulullah bersabda, “Seandainya manusia mengetahui pahala azan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak mendapatkannya kecuali dengan undian, niscaya mereka melakukan undian itu. Seandainya mereka mengetahui pahala bersegera pergi menunaikan shalat, niscaya mereka berlomba-lomba kepadanya. Dan, seandainya mereka mengetahui pahala jamaah shalat isya dan subuh, niscaya mereka mendatanginya meskipun dengan merangkak.” [HR. Bukhari no. 341]

Makna dari hadits di atas:
1. Menjadi muadzin adalah hal yg mulia dan mempunyai keistimewaan dan keutamaan di sisi ALLOH SWT.

2. Jika melakukan sholat berjama’ah, bagi pria carilah dan raihlah shaf terdepan, karena merupakan sebaik-baik shaf. Sementara bagi perempuan, shaf terbaik adalah yg paling belakang. *silakan bacaa lagi di sini*

3. Apabila di dekat lokasi anda terdapat masjid, sebaiknya segera sholat berjama’ah apabila waktunya tiba.

4. Sholat Isya dan sholat Shubuh berjama’ah mempunyai keutamaan yg sangat besar.
*hadits dan nasehat ini terutama ditujukan pada diri saya pribadi, agar lebih bersemangat sholat berjama’ah*

May 25, 2008

Adab Makan Minum

Bismillah,

Berikut ini adalah adab makan dan minum yg dicontohkan Rasululloh SAW.

Makan MESTI dengan tangan kanan
1 Dari Jabir r.a., dari Rasulullah SAW sabdanya,”Janganlah kamu makan dengan tangan kiri, karena hanya syetan yang makan dengan tangan kiri.”.

2 Dari Ibnu ‘Umar r.a., katanya Rasulullah SAW bersabda,”Apabila kamu makan dan minum, makan dan minumlah dengan tangan kanan, karena hanya setan yang makan minum dengan tangan kiri.”.

3 Dari Iyas bin Salamah bin Akwa’ r.a., dia mengatakan bahwa bapaknya menceritakan kepadanya,”Seorang laki-laki makan dekat Rasulullah SAW dengan tangan kiri. Maka bersabda beliau kepadanya,”Makanlah dengan tangan kanan !”. Jawab orang itu,”Aku tidak bisa !”. Sabda Nabi SAW,”Tidak bisa ? Tidak ada orang yang melarangmu melainkan perasaan sombongmu.”. Kata Iyas,”Orang itu benar-benar menjadi tidak dapat mengangkat tangan ke mulutnya.”

March 8, 2007

ALLOH Akan Datang Mendekati Hamba-Nya Bila Dia Mendekati-Nya

Masuk Kategori: Hikmah, Hadits of the Day

***artikel ini merupakan hasil muat ulang dari sini.***

Dari Anas r.a. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda tentang yang diriwayatkannya dari tuhannya, “Bila seorang hamba mendekat kepada-Ku (Allah) sejengkal, maka Aku mendekat kepadanya sehasta. Bila dia mendekat kepada-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Dan bila dia mendekatiku dengan berjalan, maka Aku mendekatinya dengan berlari. “(HR Bukhari)

Fawaid
1. Hadits ini menjelaskan tentang salah satu sifat Allah Yang Maha Pemurah dan Maha Memberi. Dia memberi lebih besar dari yang diberikan oleh hamba-Nya.

2. Allah itu akan mendekati hamba-Nya manakala hamba-Nya itu berupaya untuk mendekatkan diri kepada-Nya.

3. Allah SWT punya sifat-sifat yang berbeda dengan manusia, meskipun nama sifat itu ada kemiripan dengan sifat manusia.
(lihat lagi sifat-sifat ALLOH SWT di blog ini)






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham