Tausyiah275

June 21, 2009

Berdakwah Melalui Kaos

Masuk Kategori: Tarbiyah, Muamalah

Bismillah,

Banyak cara bagi kaum muslim untuk melakukan dakwah, minimal bagi dirinya sendiri. Dakwah perlu dilakukan, terutama secara istiqomah, agar kita senantiasa ingat apa tujuan kita diciptakan ALLOH SWT, yakni tiada lain untuk beribadah pada-Nya serta menjadi rahmatan lil ‘alamin.

Berbagai cara dakwah yang bisa kita lakukan adalah:
- menunjukkan sikap yg baik
- menjadi alim ulama
- membuat blog terkait dengan agama
- mengirim sms

Saya sendiri ‘baru sadar’ bahwa ada cara lain untuk berdakwah, yakni berdakwah melalui kaos. Kaos, sebuah jenis pakaian yang selalu kita kenakan, bisa menjadi media dakwah dengan cara memasang atau menuliskan kata-kata dakwah pada kaos tersebut.

Jika anda berminat menjadi agen dakwah, minimal melalui kaos, anda bisa kunjungi http://thedzikr.blogspot.com atau http://www.dzikrclothing.com. Silakan beli salah satu kaos dan bersiaplah menjadi agen dakwah.

Semoga dakwah yang kita lakukan akan menjadi amal jariah bagi kita semua. Aamiin

June 17, 2009

Perlukah Menikah Di Masjidil Haram?

Masuk Kategori: HOT NEWS, Fiqh, Lain-lain

Bismillah,

Saya perhatikan, ada sebuah fenomena yang menarik yang terjadi di Indonesia. Fenomena ini adalah menikah di masjidil haram, yang kebetulan banyak dilakukan oleh orang-orang berduit. Banyak sekali ‘alasannya’ mereka melakukan ini, ada yang karena sekalian umroh, ada yang ‘kebetulan’ menemukan jodoh di sana, dan masih banyak alasan lainnya.

Memang, jika dihubungkan dengan jodoh, kita tidak bisa ‘menghindari’, karena itu adalah kekuasaan ALLOH SWT. Kita hanya bisa ikhtiar (dan menjemput jodoh), tapi di mana jodoh itu akhirnya ditemukan, toh tetap ALLOH SWT yg berkuasa.

Hanya saja, saya pribadi kok merasa risih dengan kelakuan dan pernyataan para pasangan yang menikah di Masjidil Haram, terutama saat ada yang mengatakan bahwa menikah di Masjidil Haram merupakan wujud komitmen suci dan bentuk niat baik. Terlebih lagi jika memang dilakukan seraya umroh atau bahkan seraya berhaji (mudah-mudahan hal yg terakhir ini tidak ada yg melakukannya), bagi saya hal tersebut terlalu berlebih-lebihan.

Menurut saya, bertemu jodoh ‘boleh’lah ditakdirkan di Masjidil Haram, namun menikah lebih baik dilakukan di Indonesia saja. Banyak faktor menurut saya mengapa pernikahan lebih baik dilakukan di Indonesia:
1. Biaya bisa ditekan
2. Lebih banyak kerabat yang bisa hadir
3. (masih terkait dg no 2) Teman dan relasi bisa ikut hadir
4. …. (silakan ditambahkan)

Lagipula, tidak ada jaminan menikah di Masjidil Haram akan langgeng dan benar2 berniat suci dan ikhlas. Toh Abu Jahal dan Abu Lahab juga menikah di Mekkah, dan keduanya sudah ‘ditakdirkan’ masuk neraka.

Jadi, tidak perlu jauh-jauh menikah di sana ya? :-)

June 7, 2009

Ceramah Zainuddin MZ

Masuk Kategori: Tarbiyah, Muamalah, Teknologi

Bismillah,

Bagi anda yang rindu dengan ceramah kiai sejuta umat, Zainuddin MZ, anda bisa mengunduh file-file (mp3) di sini.

Semoga bermanfaat.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham