Tausyiah275

November 27, 2008

Blog Ini Blog Pemecah Belah Umat Islam?

Bismillah,

Beberapa komentar yg masuk dan saya baca, membuat saya tersenyum sendiri. Penyebabnya adalah komentar2 tersebut berisi:
1. Blog ini banyak berisi artikel yg MEMECAH BELAH umat Islam.
2. Banyak artikel blog ini yg tidak punya rujukan dan referensi yg jelas (terutama dari Al Qur’an dan hadits).
3. Artikel2 yg dimuat tidak didasarkan kepada ilmu agama (Islam) yg haq (ps: haq yg seperti apa?).

Saya hanya tertawa dan tersenyum saja membaca komentar2 yg masuk itu. Setelah beberapa saat merenung dan berpikir, akhirnya saya buat artikel ini sebagai jawaban atas komentar2 yg sudah masuk (dan barangkali akan ada komentar lain yg sejenis di masa depan).

Tujuan saya membuat blog ini tidak lain:
1. Syi’ar (dan dakwah) Islam.

2. Berbagi ilmu yg telah saya ketahui lebih dulu daripada saudara2 lain. Di banyak artikel, terbukti bahwa banyak saudara2 kita yg tertolong dan terbantu, entah itu untuk tugas sekolah atau hal-hal lainnya.

3. Memberikan argumen yg logis tentang Islam.

4. Melihat segala sesuatu (terutama yg terkait dengan Islam) dari sudut pandang yg beda. Bagi banyak saudara seiman, perbedaan pandangan yg saya tulis seringkali dianggap sebagai sesuatu yg tabu dan akibatnya (blog) saya divonis sebagai orang yg tidak berilmu, tidak punya dasar yg kuat, dan asumsi2 lain, yg menurut saya malah menunjukkan bahwa merekalah (maaf) orang2 yg berpandangan sempit. Islam adalah agama universal, ajarannya pun diperuntukkan untuk semua orang, hukum-hukumnya sudah menjelaskan semua sendi kehidupan. Namun para pemeluknya yg justru membuat Islam menjadi kerdil, bodoh, dan (mudah) dipermainkan.

5. Saya akui, beberapa artikel (terutama artikel2 lama, sebelum tahun 2007) mungkin dirasa tidak masuk akal serta bercampur dengan hal2 yg berbau Israiliyat. Saya melihat itu sebagai proses, bahwa kadangkala karena keterbatasan ilmu dan waktu, saya juga bisa silap dan khilaf dalam memuat sebuah artikel. Justru karena hal2 seperti itu, saya yakin (blog) saya bisa berkembang ke arah yg lebih baik.

6. Beberapa artikel hoax, terutama yg terkait Islam, sangat sering dianggap sebagai sesuatu yg membohongi umat Islam. Salah satu artikel hoax yg hingga saat ini ramai dibicarakan (dan dikomentari) adalah hoax tentang batu melayang. Tambahan dari yg saya tulis di poin 4, Islam adalah agama yg logis. Namun kelogisan Islam seringkali ‘dibutakan’ dg kepercayaan MEMBABI BUTA dari pemeluknya yg seringkali tidak rasional dalam menyikapi hoax. Saya sendiri hanya bisa angkat bahu untuk hal ini. ;-)

7. (merujuk ke no 4) Perbedaan pandangan dalam menyikapi suatu hal, misalnya dalam artikel tentang gelar mujahid, seringkali ditanggapi dengan emosional dan membabi buta. Pokoknya Islam…pokoknya….pokoknya…dan pokoknya adalah hal yg ada dalam pikiran mereka, orang2 yg mengecam dan mencaci maki orang2 yg berbeda. Saya sendiri hanya bisa tertawa jika sudah melihat dan membaca komentar2 seperti itu. :-)

So, menurut anda, apakah blog ini termasuk blog pemecah belah umat Islam?

Saya serahkan pada diri anda semua. :-)

17 Komentar »

URI untuk TrackBack artikel ini: http://tausyiah275.blogsome.com/2008/11/27/blog-ini-blog-pemecah-belah-umat-islam/trackback/

  1. Sebuah perbuatan baik tidak selalu dianggap

    Komentar oleh Bagas — November 28, 2008 @ 5:35 pm

  2. awas mi ntar lagi di halalkan darahmu :)

    Komentar oleh geblek — November 28, 2008 @ 6:24 pm

  3. Selalu ada jalan menuju kebaikan ;) maju terus bro!

    Komentar oleh Jauhari — November 29, 2008 @ 7:30 pm

  4. blok ini bagus kog, lanjut terusss, mohon artikel-artikel sebelah kanan tidak menutupi artikel utama

    Komentar oleh adrian — December 2, 2008 @ 12:14 pm

  5. maju terus aja….
    namun ada baiknya anda menyisipkan hadits2 sahih dan ayat2 ALLAH
    sebagai penguat argumen anda…
    or mungkin anda menuliskan dari mana anda dapat artikel tsb..

    Komentar oleh najib — December 4, 2008 @ 7:53 pm

  6. Assalamualaikum..

    jgn di stop kang!!!lanjut terus…saya justru senang dengan informasi yang ada pada blog ini.

    knp??karna saya lihat informasi disini tidak berbelit-belit, tidak mendoktrin, tidak menceramahi, dan tidak mencekoki..

    lanjut terus kang…dan klo bs btul kata bung najib (no.5) supaya tiap artikel ada info nya baik ayat2 Alquran, hadis, ataupun sumber2 lainnya..

    Komentar oleh Bayu — December 8, 2008 @ 9:49 am

  7. setelah gua ngelihat isi blog ini dan komentar para pengunjung, saya jadi punya kesimpulan yang memecah belah orang islam itu ya orang islam itu sendiri.
    segala batu terbang melayang2lah dimasalahin.
    segala Rasul nikah ma anak dibawah umur lah dimasalahin.
    segala mujahid atau bukan mujahid lah yang dimasalahin.
    kenapa gak sekalian dibuat perdebatan kambing domba itu agamanya Islam apa keristen.

    Jujur aja blog ini jadi gak ada gunanya, tapi cuma asik buat iseng2 komentar aja.

    wahai orang Islam berfikirlah lebih maju, masak cuma segini pokok bahasan kita?

    Komentar oleh Mr.N — December 9, 2008 @ 3:41 pm

  8. “jangan melihat siapa yang menyampaikan, tapi lihat apa yang disampaikannya”,
    blog ini banyak memberikan referensi yang cukup berguna…
    so jangan berhenti, perjuangan memang butuh pengorbanan..
    selama hati kita berkata yang kita lakukan benar, insyaAllah..bimbingan-Nya akan selalu bersama kita..
    maju terus pantang mundur!

    Komentar oleh yudhi — December 12, 2008 @ 2:38 pm

  9. asslmualaikm akhi!
    masya ALLAH!!
    kenapa yak orang2 itu gmpang sekali mencap orang sesat lah! kafir lah!! pnya ‘mandat’ apa mereka bisa ngomong kaya gtu.

    SAYA DUKUNG!! INI BLOG KEREN BGT!!
    DONT GIVE UP!

    MAJU TERUSSSS!!!!!!

    hehehkk!
    -salam-

    Komentar oleh alfakir — January 2, 2009 @ 10:39 pm

  10. Blog ini referensi yang bagus.
    Seperti kuliah agama aja.
    Bahasanya gak sulit dan cukup jelas penjelasannya.

    dikembangkan terus ya :)

    Komentar oleh Nefa — January 7, 2009 @ 10:46 am

  11. maju terus Mas..

    gitu aja kok repot..

    Komentar oleh Saiful Azzam — January 23, 2009 @ 4:52 pm

  12. Kayaknya saya tahu deh… siapa yang ngomong seperti itu. orang ini selalu menganggap kelompokknya yang the best. segala sesuatunya harus mengikuti &#*#^#&#*…..

    Komentar oleh ODix — January 25, 2009 @ 7:36 pm

  13. He..he..he (sori..ketawa dulu). Saya setuju klo blok ini disebut “pemecah belah umat Islam”. (pake tanda kutip loh)Buyktinya dalam berkomentar: antara muslim yang mau berpikir dan muslim yang gak mau berpikir dah kelihatan banget bedanya(terpecah). Antara muslim yang menyepelekan masalah dan muslim yang mau berpikir lebih dalam, dst. Ya begitulah. Itu untuk yg sama-sama muslim lo ya. Mr N ga diitung..sory, sy msh agak gondok (dalam arti damai) dengan teori magnetnya yang lucu di “batu melayang”. Eh sekarang ketemu di sini nantang mo minta masalah yang lebih “berat”. Sancay..sancay..omitohud tenan..Kita (kami) berpikir dari yg sederhana, berlatih berargumentasi secara logis, bukan bermaksud mempermasalahkan “hal-hal” itu. Jadi klo udah dpt sense of debat-nya, (bukan sense of ngawur bin emosi), Insya Allah kita tambah pinter and bijak. Salam.

    Komentar oleh allie — February 3, 2009 @ 8:49 pm

  14. Bismillahirahmanirrahim…

    Segala sesuatu yang berangkat karena Allah, dengan niat baik dan untuk mashlahat orang banyak insyalah akan mendapat ridho Allah dan dimudahkan jalannya…

    Saudaraku semua sesama muslim hendaklah kalian semua berdamai, tinggalkanlah pertengkaran karena itu hanya menyebabkan tawa setan terdengar begitu keras, maka dari itu kendalikan nafsu amarahmu, dengan begitu engkau telah mencontoh Rasulullah…

    Jika ingin bersahabat dengan saya bisa kirim email di:
    blue_evulon@yahoo.com
    Merupakan kehormatan bagi saya untuk bisa menjadi sahabat teman-teman sekalian…
    Semoga Allah Yang Maha Rahman dan Rahim melimpahkan ilmu dan karunianya kepada kita semua.Amin

    Komentar oleh ariez — February 7, 2009 @ 9:16 pm

  15. Bukan bermaksud membuka perdebatan, cuma sekedar mengajak berpikir. Menanggapi komentar mas/mbak Ariez sy ingin menyodorkan pertanyaan: Apakah kita wajib mencontoh Rasulullah? Jgn heran. Kita2 yg mo berpikir sedikit lebih dalam tentu akan menanyakan ini: Sebenarnya hal2 apa saja yg harus kita tiru dari Rasulullah dan hal2 apa yg tidak boleh kita tiru dari beliau? Apa batasannya?
    Krn beliau adalah rasul, kita jelas ga boleh meniru beliau untuk “mengaku sebagai rasul”. Hal2 yg berhubungan dengan atribut kerasulan beliau jelas bukan konsumsi (baca: untuk ditiru) masyarakat umum.
    Lepas dari keistimewaan2nya itu, beliau tetap manusia biasa yang tak lepas dari kungkungan ruang waktu,bahasa, budaya, dan matematika (baca:logika). Salam.

    Komentar oleh allie — February 9, 2009 @ 6:07 pm

  16. saya sangat appreciate ke-gentleman-an mas Fahmi dalam mengakui poin.5
    Kalau boleh dijadikan satu link, artikel mana saja yang sekarang mas Fahmi nilai sebagai kurang valid.
    Sehingga saya bisa tidak salah memahami, karena saya sudah mengikuti blog mas Fahmi sejak itu.
    (takutnya saya tangkap apa adanya sesuai artikel mas Fahmi itu)
    IMHO juga jangan didelete, tapi disatukan dalam satu halaman, diberi link saja dan diberi keterangan.

    Komentar oleh Yogi — February 12, 2009 @ 4:13 pm

  17. kalau ingin berdakwah, sampaikan dalil-dalil yang kuat jangan hanya berargumen,,
    saya balik bertanya:
    apakah anda membuat blog ini agar org2 mengikuti pendapat anda?
    atau justru mengintopreksi anda??
    atau ingin mengusung ghawzulfikr di kalangan muslim?

    Komentar oleh nasha — July 27, 2009 @ 10:19 am

RSS feed untuk komentar di artikel ini.

Tulis Komentar Anda

Baris dan paragraf akan dipisahkan otomatis, alamat email tidak akan tampil, tag HTML diperbolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



ini fitur anti spam: silakan ketik kata yang ada di kotak...






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham