Tausyiah275

June 30, 2008

Sunnah-Sunnah Ketika Bangun Tidur

Masuk Kategori: Dari Inboxku

Bismillah,

Dari kotak surat, saya dapatkan informasi berikut. Semoga berguna.

Oleh:Syaikh Khalid al Husainan

[a] Mengusap Bekas Tidur Yang Ada Di Wajah Maupun Tangan
Hal ini menurut Imam An-Nawawy dan Al Hafidz Ibnu Hajar sebagai sesuatu yang dianjurkan berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
“Artinya : Rasulullah bangun tidur kemudian duduk sambil mengusap wajahnya dengan tangannya.” [Hadits Riwayat Muslim no. 763 ]

[b] Doa Ketika Bangun Tidur
“Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah ditidurkanNya dan kepadaNya kami dibangkitkan.” [Hadits Riwayat Bukhari no. 6312 dan Muslim no. 2711]

[c] Bersiwak
“Artinya : Adalah Rasulullah apabila bangun malam membersihkan mulutnya dengan bersiwak.”[Hadits Riwayat Bukhari no. 245 dan Muslim no. 255]

[d] Beristintsaar [Mengeluarkan /Menyemburkan Air Dari Hidung Sesudah Menghirupnya]
“Artinya : Apabila seorang diantara kalian bangun tidur maka beristintsaarlah tiga kali karena sesungguhnya syaitan bermalam di batang hidungnyai” [Hadits Riwayat Bukhari no. 3295 dan Muslim no. 238]

[e] Mencuci Kedua Tangan Tiga Kali.
Berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
“Artinya : Bila salah seorang diantaramu bangun tidur, janganlah ia menyelamkan tangannya ke dalam bejana, sebelum ia mencucinya tiga kali.” [Hadits Riwayat Bukhari no. 162 dan Muslim no. 278]

[Disalin dari kitab Aktsaru Min Alfi Sunnatin Fil Yaum Wal Lailah, edisi Indonesia Lebih Dari 1000 Amalan Sunnah Dalam Sehari Semalam, Penulis Khalid Al-Husainan, Penerjemah Zaki Rachmawan]

June 27, 2008

Kiat Sehat Ala Rasulullah

Masuk Kategori: Hikmah

Bismillah,

Dari kotak surat, saya dapatkan email berikut. Semoga berguna

1. SELALU BANGUN SEBELUM SUBUH
Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum subuh, melaksanakan sholat sunah dan sholat Fardhu,sholat subuh berjamaah. Hal ini memberi hikmah yg mendalam antara lain :
- Berlimpah pahala dari Allah
- Kesegaran udara subuh yg bagus utk kesehatan/ terapi penyakit TB
- Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan

2. AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN
Rasul selalu senantiasa rapi & bersih, tiap hari kamis atau Jumaat beliau mencuci rambut-rambut halus di pipi, selalu memotong kuku, bersisir dan berminyak wangi. “Mandi pada hari Jumaat adalah wajib bagi setiap orang-orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman”(HR Muslim)

3.TIDAK PERNAH BANYAK MAKAN
Sabda Rasul :“Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan)”(Muttafaq Alaih)

Dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda :
Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan.Bahkan ada satu tarbiyyah khusus bagi ummat Islam dengan adanya Puasa Ramadhan untuk menyeimbangkan kesehatan

4. GEMAR BERJALAN KAKI
Rasul selalu berjalan kaki ke Masjid, Pasar, medan jihad, mengunjungi rumah sahabat, dan sebagainya. Dengan berjalan kaki, keringat akan mengalir,pori-pori terbuka dan peredaran darah akan berjalan lancar. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung

5. TIDAK PEMARAH
Nasihat Rasulullah : “Jangan Marah”diulangi sampai 3 kali. Ini menunjukkan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan kesehatan jiwa. Ada terapi yang tepat untuk menahan marah :
- Mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk, dan bila duduk maka berbaring
- Membaca Ta ‘awwudz, karena marah itu dari Syaithon
- Segeralah berwudhu
- Sholat 2 Rokaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan hati

6. OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA
Sikap optimis akan memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi kelapangan jiwa sehingga tetap sabar, istiqomah dan bekerja keras, serta tawakal kepada Allah SWT

7. TAK PERNAH IRI HATI
Untuk menjaga stabilitas hati & kesehatan jiwa, mentalitas maka menjauhi iri hati merupakan tindakan preventif yang sangat tepat.

::Ya Allah,bersihkanlah hatiku dari sifat sifat mazmumah dan hiasilah diriku dengan sifat sifat mahmudah…::

June 24, 2008

Beranikah MUI Mengeluarkan Fatwa Melarang Merokok?

Masuk Kategori: HOT NEWS, Hikmah, Lain-lain

Bismillah,

Masalah rokok ternyata menjadi hal pelik bagi umat Muslim di Indonesia, meskipun bahaya rokok sudah cukup sering dan gencar disampaikan oleh pihak kesehatan. Pelik di sini dalam artian, tidak ada ‘keberanian’ (jika boleh dikatakan demikian) dari pihak ulama (MUI) untuk menyikapi hal ini.

Beberapa hal yg senantiasa dijadikan ’senjata’ untuk menentang pelarangan rokok adalah:
- Industri rokok memberikan pemasukan yg cukup tinggi bagi negara.
- Banyak keluarga yg menggantungkan hidupnya dari industri rokok, mulai dari penjual rokok, maupun pekerja kasar di industri rokok.
- Tidak ada dalil (baca: hadits Rasululloh SAW) mengenai larangan merokok.

Padahal, rokok sudah jelas-jelas merupakan hal yg mubadzir. Tidak ada kebaikan dalam merokok, kecuali menambah penyakit ke dalam tubuh serta membuat paru-paru kita rusak.

“Ah, ga merokok juga bakal mati.”
“Lho, si bapak A, meski perokok berat, umurnya ternyata lebih panjang dibanding bapak B yg ga merokok.”
“Emangnya sampeyan siapa, berani bilang umur perokok lebih pendek? Sampeyan Tuhan ya?”
“Ah, anda ini kan bukan ulama. Ulama saja banyak yg merokok, dan mereka punya umur yg panjang.”
“Merokok itu kan makruh, tidak sampai haram. Buktinya, masih banyak ulama yg merokok!”

Wah, terus terang, dengan berondongan bantahan seperti itu (dan bantahan2 lain), saya tidak bisa ‘membalas’nya. Terutama karena saya memang bukan ALLOH SWT, Tuhan yg mengetahui dan menetapkan umur seseorang serta menentukan bagaimana seseorang itu mati.

Selain itu, contoh dari para ulama/kiai, jelas memberikan dampak psikologis yg cukup besar, terutama bagi para umat (terlebih yg fanatik). Dalam hal ini, ulama, terlebih yg tergabung dalam MUI, mestinya memang WAJIB MEMBERI CONTOH serta MENG-SOSIALISASIKAN bahaya merokok serta upaya untuk berhenti merokok.

Bagi saya sendiri, rokok tidak bisa dikategorikan sebagai makruh, karena ’sifatnya’ yg merusak tubuh, tidak hanya pada dirinya sendiri, namun juga pada orang lain (perokok pasif). Makruh, ini juga pendapat saya, memang tepat ‘diberikan’ kepada jengkol dan petai, yg meski mengganggu orang lain tapi tidak sampai level merusak tubuh (membawa kematian).

MUI, dalam mengeluarkan fatwa, menurut saya, semestinya tidak harus menunggu ‘complaint’ atau keluhan/pengaduan dari masyarakat. Toh, para ulama yg tergabung di MUI, saya yakin banyak yg pintar. Hanya saja, seperti saya sebutkan di atas, apakah para ulama itu sudah memberikan contoh?

Dalam Al Baqarah(2):168, ALLOH SWT sudah memberikan saran kepada manusia agar makanan yg BAIK (THAYYIB), tidak sekedar halal. “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan; karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu.”

Juga ada teguran dari-Nya, agar kita tidak membinasakan diri,“Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” Al Baqarah(2):195.

Dan jelas, bagi umat Muslim, terlebih ulama, menyuruh sesuatu (kebajikan) sementara dirinya belum mengerjakannya, teguran ALLOH SWT sudah cukup jelas,“Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? — Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan.” As-Shaf(61):2-3.

Jadi, kapan MUI akan mengeluarkan fatwa (larangan) merokok ya?

June 23, 2008

Perlukah Mendukung Obama?

Masuk Kategori: Tarbiyah, HOT NEWS, Muamalah

Bismillah,

Menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat, kita tidak bisa menganggap remeh. Penyebabnya apalagi jika karena saat ini Amerika Serikat merupakan ‘penguasa’ dunia (yg lebih banyak bertindak lalim dan dzalim dibandingkan adil), sehingga setiap perubahan yg terjadi, akan banyak mempengaruhi kehidupan bangsa2 lain di dunia.

Bagi kaum muslim, terlebih kaum muslim di Amerika, hal ini juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Kesalahan dalam memilih presiden Amerika Serikat, seperti yg pernah terjadi saat pemilu yg lalu, harus dijadikan pelajaran, karena ternyata Bush, yg didukung oleh kaum muslim, malah lebih banyak bertindak yg merugikan dan menciderai hati kaum muslim.

Kali ini, pemilihan presiden Amerika Serikat dirasa akan lebih seru, karena adanya sosok Barack Obama. Obama, yg pernah tinggal di Indonesia selama beberapa waktu (saat kecil), selalu melontarkan ide PERUBAHAN (sebagai salah satu tema) dalam tiap kampanyenya.

Pertanyaannya, bagaimana sikap kaum muslim (terutama muslim Amerika) terhadap Obama? Apakah dia layak dipilih?

Sebelum memutuskan untuk memilih Obama, hendaknya kaum muslim (terutama muslim Amerika) mesti melihat dulu berita-berita berikut:
- Barack Obama Diskriminasikan Wanita Muslim
- Sikap Obama tentang foto dia bersarung
- Sikap Obama terhadap Yahudi

Saya tidak ada niat untuk memprovokasi atau melakukan black campaign (kampanye negatif) terhadap Obama. Saya hanya hendak mengingatkan kita semua, terutama saudara muslim di Amerika, agar mereka tidak berharap terlalu berlebihan terhadap Obama dan menjadi kecewa jika usai memilih Obama, ternyata ybs malah lebih ‘menekan’ Islam.

Semoga ALLOH SWT senantiasa menolong hamba2-Nya yg senantiasa mencari dan menegakkan kebenaran.

June 18, 2008

Islam dan Sihir

Bismillah,

Sihir atau ilmu gaib adalah sebuah ilmu yg dilarang dipelajari di dalam Islam. Kita bisa dapati hal ini dalam Al Qur’an dan hadits Rasululloh SAW.
- “Mereka belajar suatu ilmu yang membahayakan diri mereka sendiri dan tidak bermanfaat buat mereka.” (Al Baqarah(2): 102)

- “Jauhilah tujuh perkara besar yang merusak. Para sahabat bertanya: Apakah tujuh perkara itu, ya Rasululloh? Jawab Nabi, yaitu: 1) menyekutukan ALLOH SWT; 2) sihir; 3) membunuh jiwa yang oleh ALLOH SWT diharamkan kecuali karena hak; 4) makan harta riba; 5) makan harta anak yatim, 6) lari dari peperangan; 7) menuduh perempuan-perempuan baik, terjaga dan beriman.” (HR Bukhari dan Muslim)

Di jaman sekarang, sihir tidaklah hilang. Dia masih ada, karena masih ada orang (sesat) yg mempelajari dan mengamalkannya. Juga masih ada orang2 yg percaya pada sihir. Banyak sekali contohnya, orang sakit berobat ke dukun minta jampi2. Ada juga orang yg ingin pintar, ingin kaya, mencari jodoh, semuanya datang ke paranormal untuk konsultasi dan minta solusi. Padahal sebenarnya solusi yg diberikan para dukun dan paranormal itu tidaklah berdasar. Namun demikian, pikiran manusia kadang irrasional, bahkan banyak para pejabat yg minta ilmu ini itu demi menjaga kelangsungan jabatan mereka dan senantiasa menang dalam pemilihan.

Selain itu, dukun dan paranormal seringkali ditanya mengenai skor sepakbola (selagi ramai piala Eropa), lalu ditanya juga mengenai barang2 yg hilang. Padahal semuanya itu tidak ada pengetahuan pada dukun tersebut!

Rasululloh SAW sendiri telah jelas-jelas menyatakan bahwa pergi ke dukun atau paranormal adalah HAL YG HARAM!
- “Tidak termasuk golongan kami, barangsiapa yang menganggap sial karena alamat (tathayyur) atau minta ditebak kesialannya dan menenung atau minta ditenungkan, atau menyihir atau minta disihirkan.” (HR Bazzar dengan sanad yang baik)

- Ibnu Mas’ud juga pernah berkata:”Barangsiapa pergi ke tukang ramal, atau ke tukang sihir atau ke tukang tenung, kemudian ia bertanya dan percaya terhadap apa yang dikatakannya, maka sungguh dia telah kufur terhadap apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad s.a.w.” (HR Bazzar dan Abu Ya’la dengan sanad yang baik)

- “Tidak akan masuk sorga pencandu arak, dan tidak pula orang yang percaya kepada sihir dan tidak pula orang yang memutuskan silaturrahmi.” (HR Ibnu Hibban)

Sihir mempunyai berbagai bentuk, di antaranya adalah santet dan pelet.

Pelet sendiri adalah usaha dari seseorang (laki-laki atau perempuan) untuk mendapatkan perhatian/kasih sayang (atau dicintai) dari lawan jenisnya dengan cara2 yg tidak masuk akal. Ada yg mesti mengambil rambut lawan jenisnya sebanyak 7 helai, atau mesti mengambil baju dalam, dst dst. Dari caranya saja, kita sudah bisa ambil kesimpulan bahwa hal tersebut jelas2 tidak masuk akal dan bertentangan dengan nalar manusia normal (sehat jiwanya).

Namun demikian, pelet masih seringkali dicari, terutama oleh kaum muda yg merasa cintanya tidak kesampaian. Jadi, jangan heran, jika ada ungkapan “Cinta ditolak, dukun bertindak” *terbahak-bahak*. Namun ini demikian adanya. Anda bisa lihat di banyak media (terutama koran) mengenai praktik pelet memelet ini.

Sementara untuk santet (atau tenung), hal seperti ini merupakan hal yg sulit dipercaya meski kita masih bisa jumpai hal2 seperti itu. Ada beberapa kejadian yg pernah dialami oleh teman dan kerabat saya:
- Ibunya ditenung/disantet hingga meninggal. Pada saat hendak meninggl, dari kepalanya keluar barang2 yg aneh seperti paku, pecahan kaca.

- Seorang teman, saat dipijat, mendadak dari punggungnya keluar pecahan beling.

Sebenarnya masih ada beberapa cerita lain, namun tidak perlu saya tulis di sini.

Lantas, bagaimana sikap kita?

Saudara2ku, kita TIDAK PERLU TAKUT dengan sihir! ALLOH SWT sudah memberikan cara agar kita terlindung dari perbuatan sihir, sebagaimana kita bisa baca di Al Falaq(113):4, “(Dan aku berlindung diri) dari kejahatan tukang meniup simpul.” Meniup simpul di sini adalah perbuatan sihir yg biasa dilakukan di jaman Rasululloh SAW.

Hal lain yg bisa kita lakukan adalah memperbanyak dzikir, bersedekah, berbuat baik kepada orang lain. Dengan dzikir, pikiran kita akan senantiasa ‘terhubung’ dengan ALLOH SWT, sehingga mempersulit hal2 lain, karena ALLOH SWT (insya ALLOH) akan selalu menjaga kita. Sementara bersedekah sesungguhnya menolak bala, sebagaimana sabda Rasululloh SAW,“Bersegeralah untuk bersedekah. Sebab, yang namanya bala tidak bisa mendahului sedekah.” Sementara dengan berbuat baik kepada orang lain, maka kebaikan (insya ALLOH) akan datang juga kepada kita (aamiin).

Semoga kita bisa terhindar dari sihir.

June 15, 2008

Islam dan Bekam (Sehat Dengan Bekam)

Masuk Kategori: Ensiklopedia Islam

Bismillah,

Islam sangat memperhatikan kesehatan (dan kebersihan). Dalam satu hadits yg terkenal, Rasululloh SAW berkata,”Bersuci (thaharah) sebagian daripada iman” (HR Ahmad, Muslim, dan Tirmidzi). Sebagian dari kita mungkin lebih mengenal “kebersihan sebagian dari iman”, padahal pernyataan ini bukan berasal dari Rasululloh SAW.

Kembali pada kesehatan.

Rasululloh SAW dan para sahabat serta para ulama, sangat memperhatikan kesehatan. Dalam berbagai riwayat, jika kita menelusuri perjalanan hidup Rasululloh SAW, sangat jarang kita temui mereka jatuh sakit. Dengan kata lain, mereka senantiasa menjaga kesehatan mereka dengan baik, karena tubuh merupakan sebagian nikmat dari ALLOH yg menjadi amanah untuk dijaga karena akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.

Banyak cara untuk menjaga kesehatan, antara lain dengan menjaga makanan yg dikonsumsi. Saya sempat menuliskan (ulang) beberapa hal tentang adab makan, mungkin bisa saudara2 baca ulang.

Hal lain yg dianjurkan Rasululloh SAW untuk menjaga kesehatan, tidak hanya pencegahan namun juga pengobatan adalah sebagai berikut, dari Ibnu Abbas r.a. Rasululloh SAW bersabda : “Kesembuhan (obat) itu ada pada tiga hal: dengan minum madu, pisau hijamah (bekam), dan dengan besi panas. Dan aku melarang ummatku dengan besi panas.” (HR Bukhari)

Dari hadits di atas, minum madu mungkin hal yg biasa, sementara besi panas jelas dilarang oleh Rasululloh SAW. Karenanya mari kita fokus pada bekam.

Apakah bekam itu?

Anda bisa membaca di sini tentang bekam. Banyak keterangan2 di sana yg bisa menjelaskan kepada anda, arti bekam. Namun, saya akan jelaskan secara singkat di sini.

Berbekam adalah salah satu metode pengobatan yg dilakukan Rasululloh SAW (dan saya yakin para sahabat mengikutinya, meski saya belum menemukan riwayat yg shahih tentang keikutsertaan para sahabat). Saya sendiri baru awal tahun ini tertarik lebih dalam tentang bekam.

Alhamdulillah, saya merasakan manfaat yg cukup terasa dampaknya usai berbekam. Pengobatan tipe ini jelas tidak disarankan bagi saudara2 yg jijik dg darah ataupun tidak kuat melihat darah. Beberapa teman saya, yg phobia darah, malah jadi ‘teler’ usai berbekam.

Banyak tempat bekam yg tersebar di Jakarta ataupun di kota-kota lainnya. Saya sendiri biasa berbekam di sebuah mall di daerah Kalibata. Tarif yg saya keluarkan yaaa…cukup lumayan lahh. Namun, hasil yg didapat rasa-rasanya tidak seberapa jika dibandingkan dengan uang yg dikeluarkan. Demi kesehatan, janganlah kita sungkan untuk merogoh kocek.

Rasululloh SAW mencontohkan berbekam sebagaimana hadits berikut, Anas bin Malik r.a. menceritakan bahwa : “Rasululloh SAW biasa melakukan hijamah pada pelipis dan pundaknya. Beliau melakukannya pada hari ketujuhbelas, kesembilanbelas atau keduapuluhsatu.” (HR Ahmad).

Yang mesti diperhatikan, hari-hari di atas didasarkan pada penanggalan qamariyah, bukan tgl kalender syamsiah yg selama ini kita gunakan.

Anda penasaran dengan bekam? Silakan datang ke tempat bekam setempat, dan nikmati hasilnya!!






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham