Adab Makan Rasululloh SAW
Bismillah,
Lanjutan dari artikel sebelumnya.
Ada baiknya kita meniru adab makan Rasululloh SAW, karena selaku manusia terbaik yang pernah diciptakan ALLOH SWT, tentu perilaku beliau tidak terlepas dari segala kebaikan.
Berikut adalah adab makan Rasululloh SAW:
* Rasulullah SAW menyukai dlafaf – makanan yang banyak tangan memakannya
* Membaca doa yang bermaksud :- ‘Dengan nama Allah, Ya Allah Ya Tuhanku, jadikanlah hidangan ini nikmat yang disyukuri yang sampai nikmat syurga ke atas nya.’
* Makan cara hamba - semasa duduk makan, baginda merapatkan antara kedua lututnya dan antara kedua tapak kakinya – tapak kaki kanan di atas tapak kaki kiri.
* Tidak memakan makanan yang sangat panas karena tidak (ada) berkah (diumpamakan memakan api).
* Tidak makan dengan dua anak jari karena cara demikian adalah cara makan syaitan.
* Menyukai kueh faludzaj – ramuan – minyak samin, madu lebah, tepung gandum.
* Menyukai roti syair, mentimun dan ruthab (kurma yang belum kering) ditambah dengan garam.
* Menyukai anggur dan semangka dimakan bersama roti dan gula atau ruthab.
* Makan ruthab dengan tangan kanan dan biji di tangan kiri baginda diberi makan kepada kambing yang lalu lalang di tempat baginda makan.
* Makan anggur dengan memegang tangkainya sehingga air anggur kelihatang pada janggutnya seperti benang mutiara.
* Menyukai susu dengan tamar (al-athyabin – dua yang terbaik)
* Menggemari daging – penghulu makanan di dunia dan di akhirat – khasiat menguatkan pendengaran.
* Menyukai roti berkuah dengan daging dan buah labu dan bersabda bahwa labu itu adalah pohon Nabi Allah Yunus a.s. Pernah menyarankan Aisyah ra memasak gulai dengan membanyakkan labu – akan menguatkan hati orang yang berduka ***untuk yang ini, saya belum temukan hadits mengenai makan labu***
* Menyukai daging burung (tetapi tidak pula ikut menangkap burung).
* Tidak menundukkan kepala saat makan daging burung tetapi mengangkatkan daging ke mulutnya dan menggigitnya.
* Menyukai roti dengan minyak samin.
* Menggemari daging kambing – bagian lengan dan bahu, Kurma madinah (al-ajwah – berasal dari syurga) – penawar racun dan sihir - adalah antara yang paling digemari di kalangan tamar.
* Sayur-sayuran yang digemari baginda pula adalah al-handaba, al-badzaruj dan al-hamqa’/ar-rajlah.
* Tidak menyukai bagian daging spt. buah pinggang, zakar dan biji zakar, ghudad, darah, empedu dll. ***ini berarti Rasululloh SAW tidak suka jeroan…***
* Tidak menyukai bawang putih, bawang merah dan daun bawang prei (al-kurrats) .
* Tidak pernah mencela makanan – kalau disukai, dimakan – kalau tidak disukai, ditinggalkan.
* Tidak menggemari dhab.
* Suka menghabiskan sisa makanan dengan anak jarinya – makanan yang penghabisan banyak barakahnya.
* Menjilat sisa makanan pada anak jari – yang tidak diketahui makanan mana yang paling berkat.
* Tidak menyapu dengan sapu tangan.
* Selesai makan – dibaca ‘Segala puji-pujian bagi Allah. Ya Allah Ya Tuhanku, bagiMu segala pujian. Engkau anugerahkan makanan, maka Engkau anugerahkan kekenyangan. Engkau anugerahkan kepuasan (kehilangan haus). Bagi Engkau segala pujian yang tidak dimungkiri keutamaannya, yang tidak ditinggalkan dan yang diperlukan kepadanya’
* Membasuh tangan dan menyapu sisa air ke muka.
* Minum dengan tiga kali teguk dan dibaca sebelum setiap teguk : Bismillah - dan selepas setiap teguk : Alhamdulliah.
* Minum senafas dan tidak bernafas dalam bekas minuman yang diminum melainkan semasa menghisap.
* Memberikan kelebihan air kepada orang yang lebih mulia kedudukannya baik di sisi di kiri atau di kanan baginda dan bersabda kepada orang yang tidak mendapat air bahwa sunat mengutamakan (orang yang lebih mulia kedudukannya).
* Tidak menyukai air susu dan madu diminum bersama karena tidak melambangkan tawaddak.
* Pemalu dalam perihal makan – tidak meminta kepada keluarga baginda makanan/minum – tetapi kalau diberi, baginda makan atau minum. Kadangkala bangun sendiri untuk mendapatkan makanan/minuman.
So, mari mulai dari sekarang kita coba mencontoh Rasululloh SAW dalam makan


HIDUP SEHAT ALA RASULULLAH SAW, Niscaya Bermanfaat
Komentar oleh Al_Rizalshy — May 28, 2008 @ 10:45 pm
HM..
yg punya blog ini mo tau donk
PM ya ….
Komentar oleh ti — May 31, 2008 @ 1:01 am
bagus2 isi blog ini… boleh kenalan ga mbak/mas….
aku blm baca semua sih…
semoga bermanfaat bagi yg membacanya…amin
Komentar oleh via — June 27, 2008 @ 12:09 pm
semoga cara makan Rasulullah dapat bermanfaat bagi kita semua.
Komentar oleh ari — August 22, 2008 @ 2:03 pm