Tausyiah275

October 27, 2007

Merayakan Lebaran Dengan Mabuk

Masuk Kategori: Seri Kesalahan2

Di Bandung dan Jakarta (dan barangkali di kota-kota lain), ada generasi muda yg mempunyai cara yg berbeda untuk merayakan Lebaran. Alih-alih (minimal) mempererat silaturahim atau dengan menggiatkan ibadah mereka (usai menjalani training selama sebulan penuh), mereka malah memilih minum minuman keras untuk merayakannya.

Di Padang sendiri, tindakan mabuk massal ini berujung petaka denga menelan korban. Sebanyak 8 orang pemuda tewas usai menenggak minuman keras, serta belasan lainnya masuk rumah sakit karenanya.

Alasan mereka mabuk, karena mereka menganggap Ramadhan sudah usai maka mereka ‘boleh’ mabuk.

Wah wah wah…pemahaman agama yg sangat keliru sekali, karena menganggap hanya di bulan Ramadhan saja tidak boleh berbuat kejahatan, sementara di bulan2 lain boleh (dan dianggap biasa).

Nampaknya sudah saatnya kita menjadi da’i untuk lingkungan sekitar kita. Tentu saja sesuai dengan kemampuan kita.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham