Mengapa Mesti Merazia Orang Yg Tidak Berpuasa?
Membaca artikel ini, tentang FPI yg melakukan razia terhadap orang yg tidak berpuasa, aku hanya mengelus dada. Ternyata masih ada saudara-saudara kita yg masih tidak toleran terhadap orang2 yg tidak berpuasa.
Padahal bisa jadi orang2 yg tidak berpuasa tersebut karena sedang dalam perjalanan (safar) yg diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Atau bisa juga karena ybs sedang sakit, sehingga sedang makan. Bahkan, bisa jadi orang tersebut memang non muslim, yg jelas2 tidak diwajibkan berpuasa di bulan Ramadhan.
Di Indonesia memang aneh, di saat bulan Ramadhan, banyak sekali anjuran (yg cenderung memaksa) warung2 untuk tutup. Tampak sekali tidak ada toleransi bagi warung2 untuk membuka usaha mereka di bulan Ramadhan (di siang hari). Padahal, jika kita perhatikan lagi, banyak sekali orang yg membutuhkan warung di siang hari, seperti perempuan yg haid, non muslim, dan orang yg bepergian (seperti yg aku sebutkan di atas).
Jika sudah terjadi razia dan paksaan seperti ini, lantas di mana letak Islam sebagai rahmatan lil ‘aalamiin (rahmat bagi seluruh alam)? Rasa2nya aku tidak pernah temukan riwayat Rasululloh SAW melarang orang2 non muslim untuk tutup usaha/warung di bulan Ramadhan.
Menghormati yg sedang berpuasa memang ‘harus’…tapi jika sudah mencapai tingkatan razia/penutupan warung, menurutku itu sudah (sangat) berlebihan.
Semoga kita bisa menjadikan Islam sebagai rahmatan lil ‘aalamiin.

