Tausyiah275

January 17, 2007

Kisah Berhaji (07-terakhir)

Masuk Kategori: Hikmah, Dari Inboxku

*artikel keenam*

3.3 Kejadian 9

Malam besok adalah malam terakhir saya di Mekkah, oleh karenanya saya minta kepada Tour guide untuk mengantar saya ke Goa Hira’ pagi-pagi sekali. Tak ada anggota rombongan yg mau ikut. Tidak juga H Tabrani maupun Iqbal anaknya.

” OK, nggak apa-apa, saya tetap mau berangkat sendiri”, tegas saya kepada Tour guide. Jadi biaya travel maupun biaya Tour guide saya tanggung sendirian. Kamipun merencanakannya.

Paginya seusai sholat Shubuh, saya berkemas bersiap berangkat, dengan tas ransel dan sepatu sport. Dengan menggunakan taksi, kami tiba dikaki bukit Gua Hira’. Perjalanan sampai kepuncak memakan waktu kurang lebih satu jam. Terbayang oleh saya ketika Nabi pulang pergi setiap harinya sampai ke puncak. Gua Hira’ ternyata sangat kecil. Lebih mirip dua batu yg saling bersandar daripada sebuah Gua. Ditemani Tour guide, saya sujud ditempat Nabi Muhammad duduk menyendiri 1422 tahun yg lalu.

Dalam sujud saya bicara dalam hati, “Ya Malaikat Jibril, kenapa koq Nabi Muhammad diberi wahyu, kenapa saya tidak ?”. “Kenapa Nabi Muhammad dapat berjumpa denganmu, kenapa saya tidak ?” Tanpa sholat dan do’a, tanpa meratap ke gua apalagi membuang sesaji (hanya sujud dan berkata dalam hati seperti diatas saja), kami pulang menuruni bukit. Saya pun membahas pertanyaan saya di dalam hati tadi kepada Tour guide. Saya juga sering menyendiri di Villa, menyendiri di kaki bukit G.gede, tetapi kenapa tak pernah datang yg namanya Jibril.

Saya jadi ingat cerita-cerita para sufi yg mempelajari hakekat sehingga pergi kegunung-gunung menyendiri, lepas dari hubungan sosial, serta tak mempedulikan situasi dan kondisi diri. Apakah tindakan Nabi Muhammad pada kala itu seperti para sufi tsb ? Pertanyaan inipun saya simpan kembali tanpa tahu jawabannya. Esok hari terakhir, hari dimana saya mesti melakukan tawaf wada’, tawaf terakhir/ tawaf perpisahan dengan Ka’bah. Saya tidur cepat setelah sholat Isya”.

Subuh dini hari saya bangun, ketika saya hendak menggosok gigi, saya tiba-tiba tersadar, “Subhanalloh, tadi malam saya bermimpi bertemu Jibril” . (more…)

You Say GOD Says

Masuk Kategori: Hikmah, Dari Inboxku

***sebuah artikel ‘menarik’ dari milis sebelah…memang tidak bernuansa ‘Islami’, namun intinya adalah untuk membuktikan bahwa ALLOH SWT mempunyai sifat Maha Pengasih dan Maha Penyayang***

You say: “It’s impossible”
God says: All things are possible

You say: “I’m too tired”
God says: I will give you rest

You say: “Nobody really loves me”
God says: I love you

You say: “I can’t go on”
God says: My grace is sufficient

You say: “I can’t figure things out”
God says: I will direct your steps

You say: “I can’t do it”
God says: You can do all things

You say: “I’m not able”
God says: I am able

You say: “It’s not worth it”
God says: It will be worth it

You say: “I can’t forgive myself”
God says: I Forgive you

You say: “I can’t manage”
God says: I will supply all your needs

You say: “I’m afraid”
God says: I have not given you a spirit of fear

You say: “I’m always worried and frustrated”
God says: Cast all your cares on ME

You say: “I’m not smart enough”
God says: I give you wisdom

You say: “I feel all alone”
God says: I will never leave you or forsake you






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham