Tausyiah275

December 8, 2006

Balasan Puisi Sang Istri …

*balasan dari puisi sang suami yg minta ijin poligami*

Suamiku,
Bila kau memang mentari, sang surya penebar cahaya
Aku rela kau berikan sinarmu kepada segala planet yg pernah TUHAN
ciptakan karna mereka juga seperti aku butuh penyinaran dan akupun juga
Tak akan merasa kurang dengan pencahayaanmu

AKAN TETAPIIIIIIII. …….
Bila kau hanya sejengkal lilin yg berkekuatan 5 watt,
jangan bermimpi menyinari planet lain!!!

Karena kamar kita yg kecil pun belum sanggup kau terangi
Bercerminlah pd kaca di sudut kamar kita, di tengah remang-remang
Pencahayaanmu yg telah aku mengerti utk tetap menguak mata

Coba liat siapa dirimu… MENTARI atau lilin ? PLIS DEH……… ..??!!!

Artikel terkait:
- Poligami vs Playboy
- Poligami di Amerika Serikat? Kenapa Tidak?
- Hentikan Mengghibah Aa Gym!!!
- Ini Halal, Itu Haram, Jadi Anda Pilih Yang Mana?
- Puisi Suami yang Minta Ijin Poligami
- Press Release dari Aa Gym
- Surat-surat Pendukung Poligami
- Jangan Haramkan Yang Halal, Juga Jangan Halalkan Yang Haram
- Efek Samping Poligami

12 Komentar »

URI untuk TrackBack artikel ini: http://tausyiah275.blogsome.com/2006/12/08/balasan-puisi-sang-istri/trackback/

  1. kata suami: “ah lu jg bukan planet. ngaca donk!!”
    :p

    Komentar oleh sharivan — December 9, 2006 @ 2:19 pm

  2. memang…jauh lebih baik menjadi sebuah lilin kecil yang sinarnya bisa selalu setia menerangi sebuah ruangan kecil,daripada jadi lampu neon ribuat watt tapi sering mati listriknya

    Komentar oleh GO 2007! — December 9, 2006 @ 7:13 pm

  3. lilin-lilin kecil jangan berharap menyinari 2 kamar yah!!!! udahlah cukupsatu kamar aza.

    Komentar oleh jasmin — December 16, 2006 @ 10:11 am

  4. lilin? kecil? hehehehe… :D

    Komentar oleh bee — December 16, 2006 @ 1:26 pm

  5. Lebih baik juga jadi lilin… setiap selalu… ^^

    Komentar oleh larst — January 6, 2007 @ 9:19 pm

  6. perasaan…cahaya lilin udh cukup lah!!

    Komentar oleh affif — January 17, 2007 @ 10:18 pm

  7. Kacian banget kalo cuma jadi lilin, lama2 abisssssssss

    Komentar oleh Thamrin — June 5, 2007 @ 2:11 pm

  8. lebih baik menjadi lilin biarpun tubuhnya terbakar tapi dia berusaha utuk menerangi orang lain….!!!bukankah itu lebih mulia.

    Komentar oleh ika — June 14, 2007 @ 11:05 am

  9. Salam dari penggemarmu, semua artikel bagus2x tuh, boleh dong kalau sedikitnya saya taruh di web saya, atas izinnya terima kasih ya.

    Komentar oleh iswanto — September 14, 2007 @ 2:22 pm

  10. jangan lupa lilin itu bermanfaat bagi yang lain tapi tidak bagi dirinya alias berkorban,menerangi sekelilingnya tapi dirinya terbakar dan panas,kalo emang gak rela ya..jangan menyinari lainnya.tapi klo rela ya..biarin nyinari lainnya,yang penting ……

    Komentar oleh ANDY SUSANTYO — September 20, 2007 @ 11:46 am

  11. Nah, ini mah kebiasaan baca hadits sepotong-sepotong … dan suka tidak liat sunnah yang lainnya…
    Iya betul Rasul nikah lagi usia 53 tahun setelah khadijah meninggal tapi jangan lupa yang namanya sunnah juga adalah perbuatan yang diperbuat oleh ummatnya dalam hal ini para sahabatnya pada masa itu yang diketahui oleh Rasul dan dibiarkan atau bahkan malah direstui oleh Rasul :P

    Komentar oleh Hakimmudidn — October 5, 2007 @ 2:16 pm

  12. assalamualaikum…

    perkenalkan sy ratih dr solo…
    jujur meski sy muslimah..,tp sy ga setuju kl seorang suami mnta poligami..,dan semoga Allah memberikan ttg hal apa yg DIA ketahui sedang sy tak mengetahuinya,
    dr sini sy pun juga belajar…dr inti semua yang berasal dariNYA tentunya akan kembali lagi padaNYA,
    dan sy sedang belajar untuk berjuang di jalanNYA semoga Allah yg Maha Bijaksana menuntun hambaNYA seperti sy ini,poligami bukan hal yg mudah..dan untuk menyikapinya pun itujg bukan masalah ringan..bahkan hati perempuan mn yg rela jika suaminya menikah lagi?|bener kata teh nini perempuan itu dengkinya tinggi,tp insya Allah jika semua yg kita lkkn bljr dgn meminta ketabahan dr Allah Yang Maha Kuat,kita akan mndpat hikmah di dlmnya..insya Allah amin..
    yah bg para suami yg ingin berpoligami..yah cb deh dalami balasan”puisi dr istri” yg di atas itu,semoga Allah selalu menuntun kita dlm istiqamahNYA amin..,maaf jika ad kata yg menyinggung,dan trimakasih atas izinnya untuk berkoment di sini

    syukran…
    wassalamualaikum..

    Komentar oleh ratih septiana — October 29, 2008 @ 1:46 pm

RSS feed untuk komentar di artikel ini.

Tulis Komentar Anda

Baris dan paragraf akan dipisahkan otomatis, alamat email tidak akan tampil, tag HTML diperbolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



ini fitur anti spam: silakan ketik kata yang ada di kotak...






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham