Tausyiah275

December 6, 2006

Ini Halal, Itu Haram, Jadi Anda Pilih Yang Mana?

Masuk Kategori: HOT NEWS, Fiqh, Lain-lain

Tidak kusangka, komentar di artikel “Hentikan mengghibah (poligami) Aa Gym” sedemikian ramainya (setidaknya bagi ukuran blog yg sederhana ini;-)). Nampaknya kehebohan poligami yg dilakukan da’i semua umat (karena Aa Gym juga dijadikan panutan dari umat beragama lain) benar2 dijadikan sarana tunggangan oleh setan untuk menguji kita, apakah kita berkomentar untuk ESENSI poligami, ataukah malah sekedar berkomentar ttg Aa Gym dan keluarganya (yg mengarah ke ghibah)? ;-) Mungkin aku akan bahas di lain waktu…

Kini, aku hendak membahas hal lain…namun dg maksud dan tujuan yg sama, TIDAK BERTUJUAN MENGGHIBAH, karena aku menggunakan dalil Al Qur’an dan Hadits. Ehm…mudah2an bukan sekedar pembelaan diri ya?? ;-)

Saudara2ku, sesungguhnya harus kita akui, bahwa jika ALLOH SWT mempunyai suatu rencana, maka DIA akan merancangnya dg sempurna…dan saat kita sadar serta ‘mengerti’ (aku beri tanda kutip, karena mengerti di sini mungkin sifatnya subyektif) maka kita akan melihat betapa cantik, indah, dan sempurnanya tiap KEHENDAK&TAKDIR-NYA. :-)

Bingung? Nah, itu dia…aku sendiri sebenarnya bingung juga, mau nulis apa sih di artikel ini? hihihihi…

Ga kok, aku bercanda saja…

Begini….pada saat yg hampir bersamaan dg maraknya poligami yg dilakukan Aa Gym, muncul juga ke permukaan berita ttg PERZINAHAN yg dilakukan oleh seorang anggota DPR dengan seorang artis.

Nah, di sinilah aku melihat INDAH DAN CANTIKNYA KEHENDAK&TAKDIR ALLOH SWT.

Aku ‘melihat’ seolah-olah ALLOH SWT menunjukkan 2 hal:
1. Poligami, YANG HALAL dari sudut agama (namun jadi kontroversi di masyarakat Indonesia), yg dilakukan oleh da’i idola semua umat. Namun dalam pelaksanaannya muncul kontroversi yg begitu hebat…bahkan, seperti aku tulis di sini, memiliki kecenderungan ke arah ghibah. Yg ‘lebih parahnya’ lagi, MASYARAKAT SUDAH MENJATUHKAN SANKSI SOSIAL BAGI AA GYM. Bahkan, aku sempat mendengar dari berita, bahwa sebagian jama’ah DT (yg ‘identik’ dg Aa Gym) berencana mendemo Aa Gym, memprotes keputusan beliau berpoligami. Namun, alhamdulillah, rencana itu urung dilakukan.

2. Perzinahan, YANG HARAM dari sudut agama (dan sering dikecam masyarakat), yg dilakukan anggota DPR yg juga menjabat seksi KEROHANIAN di partai politiknya. Namun, kita melihat sendiri…masyarakat cenderung diam dan malah ‘mendukung’ serta menaruh ‘belas kasihan’ kepada anggota DPR dan artis. Mengapa aku katakan mendukung serta menaruh belas kasihan, karena TIDAK ADA SANKSI SOSIAL DARI MASYARAKAT SEBAGAIMANA YG DIDAPAT AA GYM. :( Berita terakhir, pelaku mengundurkan diri dari parpol. ITU SAJA…

Nah, sekarang kita kembalikan ke diri kita… Kita, selaku umat Islam (dan barangkali ada umat non Islam yg membaca blog ini…ge-er ya? hihihi…) sudah diberi pilihan oleh ALLOH SWT bahwa POLIGAMI = HALAL (dari sudut agama (Islam)), dan ZINAH = HARAM (aku rasa ke-haram-an ini juga berlaku di agama2 lain). Lalu, kita pilih yg mana? Pilih yg halal atau haram? ;-)

Bahkan, aku sempat iseng2 meng-sms beberapa temanku. Isi sms: “Teman2, anda pilih Aa Gym atau Yahya Zaini?” jawabannya rata2 ‘ambigu’…tidak jelas memilih siapa. Dari sekitar 30 orang teman2 yg ku-sms, hanya 2 orang yg memilih Aa Gym. Alasan yg mereka kemukakan: HALAL..!! Sisanya tidak jelas menentukan pilihan…sebagai gantinya, mereka menjawab dg jawaban yg ‘tidak masuk akal’, seperti “Saya pilih Zul-Marissa (calon gubernur Banten pada pemilihan gubernur Banten yg baru lalu)”, “Saya tidak pilih kamu (halah…apa hubungannya?)” bahkan ada yg menjawab dg nada guyon “Saya mending kaya sopir metromini, begitu injek gas, semua penumpang langsung baca do’a tanpa disuruh. (hahaha…kocak juga…)”

So, masyarakat Indonesia memang ’senang’ (dan lebih suka memilih) dg hal2 yg tidak jelas…padahal, SUDAH JELAS MANA YG HALAL DAN MANA YG HARAM. ;-)

Semoga kita termasuk orang2 yg tetap memilih hal yg halal (menurut agama)…. :-)

23 Komentar »

URI untuk TrackBack artikel ini: http://tausyiah275.blogsome.com/2006/12/06/ini-halal-itu-haram-jadi-anda-pilih-yang-mana/trackback/

  1. Semoga kita termasuk orang2 yg tetap memilih hal yg halal (menurut agama)…. :-)

    Aamiin.. :)

    Komentar oleh chezto — December 6, 2006 @ 1:31 pm

  2. test

    Komentar oleh andriansah — December 6, 2006 @ 1:52 pm

  3. kok aku ga dapet sms polling itu ya? *garuk2*

    Komentar oleh endhoot — December 6, 2006 @ 2:40 pm

  4. dikutip dari:
    erika December 5th, 2006 2:17 am - ndorokakung.com/Pecas Ndahe

    Adalah hak AA Gym dan Teh Ninih untuk menata hatinya dengan hidup berpoligami. Tapi, saya sangat terharu dengan setiap kata kata “manis” yang diucapkan oleh teh Nini. Betapa dia sangat menggantungkan hidupnya ke Allah bukan kesuaminya lagi setelah 20 tahun bahagia bersama. Betapa mandiri dan kuatnya dia. Yang membuat saya heran adalah mengapa seorang pakar Manajemen Kalbu, menjadi “slip” tidak dapat membaca hati istrinya, mengajak istrinya jumpa pers seolah istrinya tidak terluka, tidak terjadi apa apa. Lebih baik, luka yang terbayang diwajah lembut itu tidak diperlihatkan di depan khalayak. It is cruel. Sangat tidak pantas dan melukai kaum wanita muslimah yang percaya ajaran Islam yang benar adalah bahwa wanita itu harus diperlakukan dengan lembut, kasih sayang dan pengertian.
    Ikhlas, dan kemuliaan hati memang dapat dicapai oleh Teh Ninih, tapi untuk Aa Gym, wallahualam.
    Haruskah untuk menebar kasih ke wanita lain dilakukan dengan melukai hati istri yang paling dicintai? Kelihatan seperti cintanya Aa tidak setara dengan Teteh, dan tidak sebanding dan setara cinta rasul dengan Siti Chadijah istri pertamanya yang tak pernah dimadu sampai istrinya itu meninggal.
    dari Muslimah mandiri.

    Komentar oleh cput — December 6, 2006 @ 3:08 pm

  5. dan segala apa yang menimpa aa gym, termasuk hujatan itu, juga sesungguhnya merupakan bagian dari rencana Allah/takdir Allah.

    Sungguh Allah sanggup menjadikan seseorang yang tadinya disanjung-sanjung dan dianggap panutan, dalam sekejap menjadi orang yang dicerca dan dihina-dina dimana-mana.
    Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun.

    Apalagi saat membaca beberapa komentar tidak sopan para lelaki iseng mengenai wanita yang dipilih aa jadi istri kedua. Ini isteri tokoh agama, lho, tidak masalah itu istri kedua! Duh!
    Kalau mau istri ketiga atau keempat hendaknya aa memilih ustadzah atau penghapal Qur’an misalnya, untuk menjaga kehormatan keluarga aa sendiri!

    Kasihan teh ninih dan anak-anaknya. Pastilah berat untuk mereka, suami dan ayah mereka yang tadinya tokoh yang begitu dihormati, dalam sekejap menjadi pusat segala caci maki. Pastilah berat. Semoga Allah merahmati mereka.

    Sungguh Allah memberikan kemuliaan pada siapa yang dikehendaki, dan mengambilnya dari siapa saja yang dikehendaki. Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun.

    Ini bukan soal memilih antara halal dan haram, itu tidak dapat diperbandingkan. Itu sudah jelas, tidak perlu dipertanyakan lagi.

    Kenapa tidak banyak yang menghujat YZ? Memangnya siapa dia? Tidak banyak publik yang kenal, apalagi merasa memiliki. Sementara Aa, please deh. Tadinya, dia adalah panutan bagi banyak orang. Tidak tahu ke depan.

    Komentar oleh Ning — December 6, 2006 @ 3:22 pm

  6. Seberat-beratnya rasa kecewa dan shock masyarakat yang mencintai aa gym terhadap poligaminya, tetep saja ga tega kalau harus dibanding-bandingin sama YZ? Masa tega sih?

    Tapi kalau harus dibandingkan juga, pendapat Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol, Padang, seperti dikutip detikcom gini nih : Aa Gym kurang bijak sebagai panutan umat, sementara YZ salah besar dan patut diganjar.

    Sepertinya poligami aa sekarang sudah jadi komoditas politik yah. SBY bersikap cukup keras, melalui Menneg PP dan Dirjen Bimas Islam. Sekarang giliran Hidayat Nurwahid mengkritik presiden karena hanya merespons poligami dan tidak merespons permesuman.

    Whoaaa, let’s see where it flows.
    Sambil tetap berdoa semoga Teh Ninih diberi kekuatan oleh Allah. Sedih banget membaca beliau sampai pingsan lima kali dan sampai masuk rumah sakit tiga kali saking sedihnya dipoligami. Dulu Siti Fatimah ra pun merasa sangat menderita saat mendengar dirinya hendak dipoligami (yang ternyata tidak jadi), sampai-sampai saking panasnya pohon yang disandarinya pun gosong.

    Teh Ninih, May Allah bless you and family forever.

    Komentar oleh Ning — December 6, 2006 @ 4:16 pm

  7. Satu lagi komentar saya, ya. Tentang ‘Masyarakat sudah menjatuhkan sanksi sosial bagi Aa Gym.’

    Memang rencana Allah itu indah banget. Saya baca di antara poin-poin alasan/pembelaan aa gym untuk berpoligami, salah satunya bertujuan sebagai misi dakwah untuk umat bahwa poligami itu halal, di tengah masyarakat yang serba permisif tapi memandang negatif poligami. Kira-kira begitu.

    Rencana yang besar kan? Mulia sekali kan? Insya Allah dalam beberapa tahun ke depan akan terlihat hikmahnya, itu katanya. Semoga memang begitu, insya Allah.

    Dan ternyata, untuk tujuan sebesar dan semulia itu, ujian yang Allah juga tidak kalah besar dan beratnya. Yah, salah satunya soal sanksi masyarakat itu. Nantinya barangkali berimbas ke soal perekonomian MQ juga karena banyak ditinggalkan jama’ah yang merasa aa tidak konsisten dengan apa yang selama ini sering dia jual dalam ceramahnya…

    (masih saja teringat “buat apa istri lagi, satu saja tidak habis-habis,” sambil mandang mesra istrinya. aduuhh gombal abis ternyata)

    aa gym juga pasti merasa berat melihat penderitaan yang dialami anak-anak dan istrinya karena semua itu. Saya tidak tahu mana yang lebih berat buat aa.

    Yah mudah-mudahan saja dia kuat dan misi besarnya yang sangat mulia itu bisa tercapai dengan izin Allah.

    Semoga bisa terbaca oleh aa gym atau teh ninih ya…. saya ingin kirim sms ke teh ninih tidak tahu nomornya, jadi mendoakan dari jauh saja.

    Komentar oleh Ning — December 6, 2006 @ 4:38 pm

  8. semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua, untuk tidak “Metuhankan” manusia.
    kalau saja yang selama ini yang aa ceramahkan bukan masalah keluarga, jihad misalnya atau siap2 perang lawan amerika, dll.. mungkin “hujatannya” gak separah ini
    buat teh ninih yang sabar ya.. kasihan anak2

    Komentar oleh walter — December 6, 2006 @ 6:26 pm

  9. Satu lagi logika ngaco dari Fahmi, emangnya pilihan cuma ada dua? Aa Gym vs YZ? Ini namanya menyederhanakan masalah keterlaluan.

    Masih banyak laki-laki baik yang tidak poligami dan tidak zina.

    Pilih tidak dua-duanya!

    Komentar oleh enda — December 7, 2006 @ 7:14 am

  10. jadi kapan mi?

    Komentar oleh Azil — December 7, 2006 @ 8:42 am

  11. Iya mi, jadi kapan?

    Komentar oleh andriansah — December 7, 2006 @ 9:31 am

  12. udahlah… gak usah su’udhon sm orang yang berpolygami!!!!
    Dalam kaidah ushul : kalau diharuskan memilih, maka pilih yang sedikit madharatnya…!
    Allah memberikan ayat polygami, pasti ada hikmahnya. NAH… tugas kita skrg mencari hikmah itu, jgn hanya nyalahkan aja!

    Komentar oleh khoer — December 7, 2006 @ 9:49 am

  13. hehehe,,postingannya mirip
    yg jelas klo uu poligami diberlakukan,..devisa negara dari prostitusi bakal meningkat

    Komentar oleh dini — December 7, 2006 @ 1:15 pm

  14. another perspektif of mine …

    Komentar oleh MaIDeN — December 7, 2006 @ 2:46 pm

  15. fitnah wanita dahsyat banget ya. Dua lelaki terhormat jadi jatuh karenanya. Pelajaran tuh!
    Pantas nabi wanti-wanti banget tentang bahaya fitnah wanita.

    Komentar oleh Ning — December 7, 2006 @ 3:25 pm

  16. Kalo kite disuruh milih, kite bakalan ngejawab
    KALO SI YAHYA ZAINI MESUMNYA HARAM NAH KALO SI AA ( YG GANTENGNYA MINTA AMPUN.. ) MESUMNYA HALAL

    Komentar oleh dee — December 7, 2006 @ 5:07 pm

  17. Alasan AA gym melakukan poligami adalah untuk melakukan kebaikan/menyantuni janda. Pembelaannya adalah dengan berkata poligami LEBIH BAIK kok daripada ber zinah. Lha kenapa kita membandingkan dengan tolak ukur yang lebih RENDAH.. kok bandingin dengan tolak ukur yang lebih rendah?? kasarnya kita merendahkan diri kita, misalnya ke level binatang yang tidak bisa menahan nafsu seksual kepada yg lain SELAIN pasangan. Kenapa kita tidak mengukur ke tolak ukur /standard yang lebih TINGGI/BERMORAL sebagai wajarnya manusia. Lha kalo bisa SETIA dan BAHAGIA dgn satu istri kenapa mesti poligami? Saya kenal banyak orang islam yang sukses/mampu mempunyai keluarga lagi, tapi tetap SETIA, bisa menahan nafsu syawat nya terhadap perempuan2 cantik dan melakukan perbuatan mulia melalui cara2 lain, tidak perlu menyakiti ISTRI yang sudah mengabdi. Kalau memang aa gym bertujuan melakukan tugas mulia, kenapa tidak mengikuti cara nabi rasululah, mengawini janda2 korban perang, mungkin alasan aa gym bisa lebih masuk akal kalau dia mengawini janda2 korban LAPINDO.. daripada janda cantik bekas model, lulusan S1 dan sebenernya sudah mempunyai kehidupan yang mapan! (keponakan BJ Habibi dan sepupu Adrie Subono).Saya merasa kasihan sekali terhadap Teh Ninih, pengorbanan terhadap keluarga selama ini dibalas oleh AA dengan menambah ‘mainan’ baru ke dalam keluarga. Bisa-bisa kedua istrinya diajak ‘threesome’ oleh AA.

    Komentar oleh El — December 8, 2006 @ 10:26 am

  18. untuk teteh, aku sangat kagum dengan kesabaranmu yang pasti nanti membuahkan hasil yang gak akan sia-sia, semoga aku bisa menjadi muslimah yang dicinatai Allah. Amin

    Komentar oleh heny — December 8, 2006 @ 10:39 am

  19. untuk teteh, aku sangat kagum dengan kesabaranmu yang pasti nanti membuahkan hasil yang gak akan sia-sia, semoga aku bisa menjadi muslimah yang dicintai Allah. Amin

    Komentar oleh heny — December 8, 2006 @ 10:41 am

  20. Liat #9, woah… Enda komentarnya begitu? Gak nyangka.
    Lagian Fahmi lucu juga sih, ngasih pilihan kok AA atau YZ, poligami atau selingkuh? Memangnya poligami itu hanya utk menghindari selingkuh? Memangnya perkara menikah itu hanya sebatas solusi seks? Yah, kalo memang begitu berarti pelakunya emang cuma gak bisa nahan nafsu aja dong.
    Org2 kayak begitu, kemungkinan kalo istrinya udah 4, kalo dia nafsu lagi sama cewek, akhirnya jadi selingkuh. Lha wong selama ini gak dilatih utk mengontrol nafsu kok, tapi melampiaskan (dgn dinikahi dulu supaya halal).

    Komentar oleh Vinley — December 9, 2006 @ 3:09 pm

  21. betul……kata no;20
    masak kalau ibadah kok…dibandingkan yg selingkuh.
    jadi intinya poligami itu sek belaka,tergolong hallal dan haramnya.ternyata bukan ayat alQuran yg salah tapi para pelaku poligami itu sendiri.

    Komentar oleh lin marie — April 24, 2007 @ 2:35 pm

  22. Betul kata temen tuh, kok simpel sekali logikanya. Kok ngasih pilihan AA atau YZ? Memangnya kalo orang mencibir AA Gym lalu berarti membenarkan YZ? Napa gak kau bandingkan dengan lelaki yang ampe mati bininya tetap satu dan baik2 saja, dan juga sama beribadahnya???? Dasar bloon. Memalukan Islam aja otak macet kayak gini.

    Komentar oleh narayana — July 27, 2007 @ 12:21 am

  23. Sesungguhnya Allah SWT telah menetapkan ketentuannya yaitu Poligami itu boleh dengan bersyarat. Bukan sunnah, makruh apalagi haram. Syaratnya pun jelas yaitu adil. Ketentuan adil ini telah dijelaskan secara gamblang oleh 4 Imam madzhab fikih, silahkan merujuk definisi adil itu pada 4 Imam madzhab atau bila mau yang modern adalah Ulama Sayid Sabiq dalam kitab Fikih Sunnahnya atau Mahmud Syaltut dalam kitab Aqidah dan Syariah. Poligami dan Monogami adalah ikhtiyari/pilihan yang semuanya akan dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah SWT. Kita tidak berhak menghujat atau memaki pelaku poligami dan hukum poligami yang telah Allah SWT tetapkan dengan nafsu kita sendiri, apalagi mengatakan bahwa poligami adalah perbuatan mesum yang halal, na’udzu billah. Itu adalah perkataan manusia yang tidak beriman kepada Allah SWT. Itu adalah perkataan manusia yang menuhankan hawa nafsunya.
    Apa yang menjadi keberatan kita bagi poligami dan pelaku poligami? Siapakah kita sehingga kita bisa mengetahui maksud Allah SWT dengan menurunkan ketetapan poligami ini..? Sungguh Ilmu yang ada pada diri kita bagaikan debu dilautan padang pasir bila dibandingkan dengan Ilmu Allah SWT yang tak terbatas itu.
    Kita harus menghormati apapun keputusan orang yang berpoligami, kita tidak berhak menghakiminya walaupun itu public figure sekali pun.
    Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita yang telah berani menghujat dan memaki pelaku poligami dan hukum poligami yang telah Allah tetapkan.

    Komentar oleh Suharto — August 30, 2007 @ 8:21 am

RSS feed untuk komentar di artikel ini.

Tulis Komentar Anda

Baris dan paragraf akan dipisahkan otomatis, alamat email tidak akan tampil, tag HTML diperbolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



ini fitur anti spam: silakan ketik kata yang ada di kotak...






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham