Tausyiah275

August 25, 2006

Puasa Sya’ban

**alhamdulillah, kita sudah memasuki bulan Sya’ban…1bulan lagi, insya ALLOH jika kita panjang umur, kita akan masuki bulan Ramadhan, bulan penuh berkah… :) Jangan lupa, big sale ramadhan masih terbuka loh…. :) **

“Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim daripada Sayidatina Aisyah R.A., beliau telah berkata yang maksudnya:
“Adalah Rasulullah S.A.W.. sering berpuasa hingga kami menyangka bahawa Baginda berpuasa berterusan dan Baginda sering berbuka sehingga kami menyangka bahawa Rasulullah akan berbuka seterusnya. saya tidak pernah melihat Baginda berpuasa sebulan penuh kecuali pada bulan Ramadhan dan saya tidak pernah melihat Baginda berpuasa sunat dalam sebulan yang lebih banyak dari puasanya di bulan Syaaban.” (Riwayat Bukhari dan Muslim).

11 Komentar »

URI untuk TrackBack artikel ini: http://tausyiah275.blogsome.com/2006/08/25/puasa-syaban/trackback/

  1. Allahumma bariklana fii Rajaba wa Sya’ban. Wa balighna Ramadhan….

    Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban. dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan… Marhaban Ya Sya’ban, kami menantikanmu Ya Ramadhan…

    aamiin, mas(?) Qzoners :)

    Komentar oleh qzoners — August 26, 2006 @ 5:25 am

  2. saya dengar dari guru ngaji orang yang bershalawat di bulan syaban sekali maka allah akan menciptakan 500 rb malaikat yang mendoakan kebaikan baginya..

    Komentar oleh yusah — September 6, 2006 @ 1:51 pm

  3. Assalamu’alaikum WR.Wb.
    salam ukhuwah semuanya, saya mau tanya mumpung lg membicarakan soal bulan syaban, kata guru ngaji saya kalau malam nisfu syaban kita biasanya kumpul di mesjid dan membaca surat yasin sebanyak 3x dan sholat nisfu syaban 2 rokaat dan setelah itu untuk lebih mensucikan diri besok paginya kita puasa sebanyak 10 hari
    apakah pernyataan itu benar atau ada kekurangnnya?
    mohon di berikan pengarahannya.. syukron
    wassalamu’alaikum

    Komentar oleh yati — September 10, 2006 @ 2:30 pm

  4. #3 kalau mau tau ibadah itu benar atau ngawur, cari aja dalilnya. Apakah ada dalil yg shahih sebagai rujukan ibadah tersebut atau tidak.
    Jika tidak ada, maka ibadah tersebut ngawur dan mengada-ada.
    Kalau ada dalilnya yg shahih, maka ibadah tersebut benar. Gampang kan ?

    “sesungguhnya sebaik baik perkataan adalah Kitab Allah (Al Qur’an), dan sebaik baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam, dan sejelek jelek perbuatan (dalam agama) adalah yang diada adakan, dan setiap bid’ah (yang diada-adakan) itu sesat” (HR. Muslim).

    Komentar oleh adhi nugraha — September 19, 2006 @ 1:01 pm

  5. Mi.. ada fatwa dari Syaikh Abdullah Bin Abdul Aziz Bin Baz, terjemahannya bisa dibaca di :
    http://www.salafy.or.id/salafy.php?menu=detil&id_artikel=742

    Komentar oleh adhi nugraha — September 19, 2006 @ 1:05 pm

  6. barangsiapa mengerjakan amalan yang tidak ada perintah dari kami, (amalan) tersebut tertolak(HR. muttafaqun ‘alaih)

    Komentar oleh asep — January 3, 2007 @ 11:22 am

  7. ???tidak ada yg tau pasti,hadist tsb shohih apa tidak.klo pun shohih,maksudnya amalan yg melanggar syariat.

    Komentar oleh NU@star. — August 5, 2007 @ 9:50 pm

  8. saya bukan mau berkomentar tp saya mau bertanya..
    dibulan sya’ban ini hari apa yg bagus utk kita puasa sunat..
    saya mohon jawabannya…

    Komentar oleh indra jaya — August 22, 2007 @ 12:26 pm

  9. Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Saya sedih dengan sebagian ummat muslim, kenapa masih meragukan dengan keutamaan ibadah di bulan sya’ban!
    Memang benar melakukan suatu perbuatan/amal tanpa ilmu memang sia2, dan juga bila mempunyai ilmu tanpa ada amal/perbuatan apakah benar?..coba pikirkan baik2!..
    Selagi kita masih mengakui tiada tuhan selain alloh muhammad (s.a.w) utusan alloh,..maka tak ada yang salah dr umat muslim.

    Bulan sya’ban adalah bulan yg baik buat muhasabah dengan :
    -Perbanyak sholat sunnah lebih utama tahajjud (berarti melatih kita untuk disiplin).
    -Melakukan puasa sunnat (berarti kita mengendalikan nafsu).
    -Perbanyak minta do’a (berarti kita mengakui,bahwa kita hamba lemah yang butuh bantuan dan perlindungan)
    -Ikhlas, terima bergaul dengan lingkungan kita (berarti kita mengakui perbedaan diantara kita ).
    INGAT>>>>>>>semua diatas akan sia2/rugi,..jika yang wajib dilalaikan dari keutamaannya dan tidak berakhlak baik.
    Allohumma sholli ‘alaa muhammad,..wa ‘alaa alihi wa shobihi wa salim,..

    Komentar oleh Jazuli — August 24, 2007 @ 3:25 pm

  10. bulan sya’ban adalah bulan yang mulia setelah ramadhan dan rajab makan alangkah baiknya kita puasa pada bulan yang mulia ini

    Komentar oleh mukhrojin khozin — August 3, 2008 @ 11:49 pm

  11. setelah sya’ban kita akan memasuki bulan ramadhan, dibulan ramadhan kita diwajibkan puasa,maka alangkah baiknya jika bulan sya’ban ini kita buat sebagai experimen kita untuk melakukan ibadah puasa. sehingga pada bulan ramadan nanti kita tidak kaget untuk puasa, karena sudah melakukan experimen/ latihan sebelumnya.

    Komentar oleh mukhrojin khozin — August 4, 2008 @ 12:01 am

RSS feed untuk komentar di artikel ini.

Tulis Komentar Anda

Baris dan paragraf akan dipisahkan otomatis, alamat email tidak akan tampil, tag HTML diperbolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



ini fitur anti spam: silakan ketik kata yang ada di kotak...






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham