Pesan Aa Gym - 06
PANTANGAN
Pantang sia-sia
Pantang mengeluh
Pantang menjadi beban
Pantang berkhianat
Pantang kotor hati
PANTANGAN
Pantang sia-sia
Pantang mengeluh
Pantang menjadi beban
Pantang berkhianat
Pantang kotor hati
Surga rindu pada 4 orang:
1. Pembaca (org yg gemar membaca) Qur’an
2. Pengekang lidah (hanya berkata baik, menghindari berkata jelek, gosip)
3. Pemberi makan orang2 yg lapar
4. Orang yg berpuasa di bulan Ramadhan
Setelah kita berhasil mengurangi/meninggalkan kesalahan dalam bersuci, kita melangkah ke artikel ini agar ibadah sholat kita terhindar dari kesalahan sehingga lebih sempurna lagi. Semoga bermanfaat
1. Meninggalkan sholat secara mutlak. Perbuatan ini merupakan kekufuran yg amat nyata, semoga ALLOH SWT melindungi kita semua dari perbuatan ini. Dalil2 Qur’an yg mendukung, At Taubah(9):11, Al Muddatsir(74):42-43. Sementara hadits yg mendukung, antara lain “Pembatas antara seseorang dengan kesyirikan dan kekufuran adalah meninggalkan sholat.” (HR Muslim)
2. Mengakhirkan sholat dari waktunya. ALLOH SWT telah menetapkan sholat pada waktunya, seperti pada An Nisa(4):103,”Sesungguhnya sholat itu adalah kewajiban yg DITENTUKAN WAKTUNYA atas orang2 yg beriman.” Mengakhirkan waktu sholat tanpa adanya alasan yg jelas berarti telah menyalahi firman di atas. Semoga kita terhindar dari perbuatan ini. Segeralah sholat begitu terdengar adzan/masuk waktunya.
3. Meninggalkan sholat jama’ah bagi laki-laki yang mampu, baik pada tiap waktu sholat ataupun pada beberapa waktu. Laki-laki lebih baik bila sholat berjama’ah di masjid, kecuali ada alasan2 yg diperbolehkan, misalnya sholat berjama’ah dg istri. Namun jika bisa berjama’ah di masjid, maka itu sebaik-baiknya amalan.
4. Tidak tuma’ninah dalam sholat. Yg dimaksud dg tuma’ninah adalah sholat yg TENANG, TIDAK TERGESA-GESA, dan TERTIB. Seringkali tuma’ninah berkaitan erat dengan diakhirkannya pengerjaan sholat (point 2). Orang yg sholat di akhir2 waktu tidak akan tuma’ninah, dia akan tergesa-gesa MENGERJAKAN (bukan mendirikan) sholat, karena waktunya sudah mepet. Oleh karena itu (kembali mengingat point 2) sholatlah pada waktunya. Rasululloh sendiri pernah menegur kepada seorang yg tergesa-gesa dan tidak membaguskan sholatnya serta tidak tuma’ninah. Teguran beliau:”Kembalilah ke tempatmu, dan sholatlah lagi, karena sesungguhnya kamu belum sholat.”
Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham