Tausyiah275

September 20, 2005

Nabi-nabi Palsu

Masuk Kategori: Ensiklopedia Islam

Kali ini aku tampilkan artikel mengenai nabi-nabi palsu yg pernah muncul sepanjang sejarah Islam. Tidak semua nabi palsu aku tampilkan, karena keterbatasan waktu pencarian referensi (+ngetiknya). Yg jelas, aku berusaha tampilkan selengkap+seinformatif mungkin.

Sebenarnya nabi palsu tidak saja muncul di Islam, di agama2 lain juga sering terdengar kasus serupa. Nabi-nabi palsu ini tidak saja muncul di negara2 yg agamis (baca: Indonesia, Pakistan, dll) akan tetapi juga muncul di negara2 maju (Amerika, Jerman, dst). Ini menunjukkan bahwa kian banyak orang ‘keblinger’ (disertai penekanan) yg merasa dirinya menjadi pilihan Tuhan-nya utk menjadi pemimpin di dunia ini. ;-) Ajaran2 para nabi palsu ini banyak yg menjelma menjadi aliran atau sekte. Ada yg bisa bertahan (sekian lama), namun tidak sedikit yg hilang bak ditelan bumi.

Kemunculan nabi2 palsu ini tidak sekedar menjadi polemik akan tetapi banyak berujung kepada kekerasan dan kematian. Kasus paling hangat adalah diobrak-abriknya markas Ahmadiyah di Bogor beberapa waktu yg lalu. Namun demikian, kemunculan nabi palsu terus hadir dan selalu saja ada orang2 yg menjadi pengikutnya, bahkan menjadi anggota militan yg bersedia mengorbankan nyawanya. :-(

Nabi palsu tidak saja muncul setelah Rasululloh SAW wafat, bahkan pada saat beliau masih hidup sudah banyak orang2 yg mengaku menjadi nabi, untuk menandingi beliau. Nasib para nabi palsu ini bermacam-macam, ada yg digantung sampai mati, dibakar, dirotan, bahkan ada yg menjadi gila. Beberapa nabi palsu yg berhasil aku kumpulkan literaturnya adalah:
1. Musailamah al Kadzdzab, muncul di jaman Rasululloh SAW, berlokasi di Yamamah. Nasibnya tewas di tangan Khalid bin Walid pada saat diperangi di jaman khalifah Abu Bakar.
2. Aswad al Ansi, muncul di jaman Rasululloh SAW, dg lokasi di Yaman. Tewas di Yaman.
3. Tulaihah al Asadi, muncul di jaman Rasululloh SAW, dari kabilah Bani Asad. Di akhir hayatnya dia bertaubat.
4. Sajjah binti al Harits, muncul sesaat setelah Rasululloh SAW wafat. Dia berasal dari suku Tamim di Irak. Di akhir hayatnya bertaubat dan menjadi muslimah.
5. Ahmad bin Husain
6. Laqit
7. Mirza Ghulam Ahmad, muncul di akhir 1800-awal 1900an. ‘Diangkat’ menjadi nabi oleh Inggris dg agama Ahmadiyah (ndompleng Islam tapinya) ;-) di akhir hayatnya mati sakit di kamar mandi (beberapa sumber menyatakan di wc) dg kondisi menyedihkan.
8. Mirza Ali Muhammad
9. Bahaullah, aku hanya tau agama yg dia sebarkan, agama Baha’i. Lainnya tidak diketahui.
10. al Mukhtar bin Ubaidillah
11. Ibnu Sam’an
12. Amir bin Harb
13. Abu Mansur al Ijli
14. Ibnu Said as Sajli
15. Abu Khattab al Asadi
16. Ibnu Bahram al Juba’i
17. Hasan bin Hamdan
18. Abu Qasim an Najar
19. al Muni’ul Qashar
20. Ibnu Kharba al Kindi
21. Abu Muslim as Siraj
22. Harits bin Saad, muncul di jaman khalifah Abdul Maik bin Marwan (Bani Umayyah). Dibunuh oleh pengikutnya sendiri.
23. Isa al Asfahani, muncul di jaman khalifah al Mansur (Bani Abbasiyah). Dihukum mati.

Yang lebih ‘parah’nya lagi, ada orang Indonesia yg mengaku2 juga sebagai nabi. Berikut beberapa diantara mereka:
1. Zikrullah Aulia Allah, berasal dari Sulawesi Tengah.
2. Ali Taetang, berasal dari Banggai (silakan cari sendiri letak+lokasi Banggai, aku juga ndak tau, hehehe..)
3. Dedi Mulyana alias Eyang Ended, berasal dari Banten. Nabi palsu ini sebenarnya malah dukun cabul. :-)
4. Lia Aminuddin, berasal dari Jakarta. Dia mengaku sering mendapat wahyu dari malaikat Jibril. (doh…!!)

Demikian sekelumit artikel tentang Nabi-nabi palsu. Semoga qt senantiasa terlindung dari kejahatan yg mereka timbulkan.

36 Komentar »

URI untuk TrackBack artikel ini: http://tausyiah275.blogsome.com/2005/09/20/nabi-nabi-palsu/trackback/

  1. salah fokus nih, tapi mau protes ah: paragraf kedua seolah2 meng-imply bahwa negara agamis (whatever the heck that means) tidak mungkin maju dan sebaliknya negara maju tidak mungkin agamis. padahal dua istilah ini kan tidak mutually exclusive :)

    hehehe…memang tidak secara langsung berkaitan, hanya saja hasil pengamatanku+data menyatakan demikian :) jadi, harap maklum+tidak tersinggung

    Komentar oleh CronOS — September 20, 2005 @ 6:24 pm

  2. 1. Zikrullah Aulia

    maksudnya???

    Komentar oleh LuZiPeng — September 21, 2005 @ 3:47 am

  3. wach akan lebih menarik kalau nabi palsu yang distate diatas sekalian diceritakan sedikit ‘cerita kepalsuannya’.

    saya sudah cari2 referensi…namun tidak ada yg menceritakan detail dari kepalsuan, selain yg telah saya tulis…harap maklum…jika ada tambahan, insya ALLOH akan saya tambahkan… terima kasih :)

    Komentar oleh ronce — October 27, 2005 @ 7:28 am

  4. ah……….!kalo saya mah ga mau ikut ikutan soalnya ceritanya satu pun ga ada yg nyambung gituuuuuuuuuu..!

    Komentar oleh saeful aziz — December 31, 2006 @ 12:01 pm

  5. Nabi Palsu sih udh emang diramalkan oleh Yesus Kristus. Dalm sabdanya Yesus berkata hati2 lah pd nabi palsu karena mereka akan datang ke dunia ini dengan keajaiban2. Lebih lanjut Kristus berkata Dari buahnyalah k-mu akan mengenal mereka, karena pohon yg baik akan menghasilkan buah yg baik dan pohon yg buruk akan mengahsilkan buah yg buruk. Kemudian dalam surat Yohannes pertama disebutkan kekasihku janganlah pecaya akan setiap roh, tp ujilah roh itu, karena bayak nabi2 palsu yang berkeliaran di dunia, demikianlah kita mengenal roh Allah (Nabi Allah) yang mengaku bahwa Yesus Kristus datang sebagai manusia berasal dari Allah. Dah pasti Nabi yang benar mengaku bahwa Yesus adalah Almasih, Messias, Kristus, dia adalah Roh Kebenaran MUHAMMAD SAW

    Komentar oleh takeshio — July 11, 2007 @ 6:01 pm

  6. Udah jangan nambah lagi ya…..
    kayanya masih banyak cara buat bikin beken, bukan dengan cara ngaku-ngaku nabi segala

    Komentar oleh siti Hodijah — September 20, 2007 @ 3:48 am

  7. anda yakin tentang semua itu????????????????????????????

    Komentar oleh Dajal — September 22, 2007 @ 12:53 pm

  8. dasar ngak punya kerjaan.emang gue mudah percaya apa ama orang yang ngaku-ngaku sbg nabi.udahlah frends,gak usah pasang trik kaya gitu lagi deh.kampungan banget tau ngak!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Komentar oleh kodungz — October 29, 2007 @ 9:14 pm

  9. aduh…makin bertambah aja hal-hal yang bikin mumet…belum masalah ekonomi teratasi, kini masalah agama yang muncul…”Hai orang-orang yang mengaku nabi, bertobatlah sebelum hukuman dari Alloh SWT datang..dan ketahuilah hukuman dari Alloh itu lebih pedih dari pada hukuman di dunia ini” ….

    Komentar oleh amar — October 30, 2007 @ 11:47 am

  10. Muhammad saw. adalah nabi sekaligus rasul yang mulia dan menjadi nabi yang terakhir, jadi percuma aja kalau ada yang ngaku menjadi nabi setelah Rasulullah Muhammad saw.sebagai umat Islam kita “wajib” untuk “tidak percaya” dan sekaligus “memeranginya”,,,Allahu Akbar….! mari bersatu wahai umat islam, jangan mau ditipu oleh musuh islam yang mengaku sebagai nabi,karena sesungguhnya mereka adalah orang yang menginginkan perpecahan dalam islam & mereka ingin menghancurkan islam.Demi Allah,Isalm tidak akan hancur.Karena islam adalah agama yang diridhoi oleh Allah SWT.

    Komentar oleh Komarudin — November 3, 2007 @ 8:46 am

  11. gelo sia! ngaku jadi nabi,lama2 ntar ada yang ngaku jadi tuhan lg..weleeh

    Komentar oleh ahmad fauzi — November 3, 2007 @ 5:46 pm

  12. Sebenarnya kasus nabi palsu seperti kasus Alqiyadah banyak sekali terjadi di masyarakat kita. Perbedaannya ada yang terungkap oleh media masa dan tidak. Nabi palsu ternyata ada yang cakupannya lokal, Nasional dan Internasional. Mirza Gulam Ahmad (Pendiri Ahmadiyah)menjadi Go Internasional karena ajarannya mendapat dukungan dari pemerintah Inggris yang saat itu menjajah ke seluruh dunia. Seandainya pimpinan Alqiyadah tidak mendeklarasikan diri ke publik mungkin nabi palsu ini tidak akan terungkap secara Nasional.
    Kasus Al Qiyadah ternyata cukup mengejutkan karena dalam beberapa tahun saja dia berhasil merekrut puluhan ribu pengikut. Banyak diantaranya yang jadi pengikut setia dan sangat percaya diri bahwa pimpinannya itu adalah nabi. Mengapa hal ini bisa terjadi . Menurut saya alsanya sebagai berikut :

    Sesesat-sesaatnya suatu aliran tetap saja mengandung kebenaran walaupun cuma beberapa persen saja. Inilah yang bisa menarik simpati para pengikut ajarannya. Sedangkan ajaran yang sesatnyapun dibuat sehingga sesuai dengan selera pengikutnya. Misalnya tidak shalat dan puasa. Bagi sebagian orang yang malas dengan kedua ibadah ini. Tentu ketika menemukan ajaran ini seolah ada pembenaran dengan kemalasannya. Kloplah jadinya

    Nabi palsu ketika mulai bergerak mungkin sudah punya sistem yang mapan dulu. Jadi tidak seperti Nabi Muhammad yang mulai dawah dengan seorang diri. Nabi palsu bisa jadi tadinya seorang aktivis dari sebuah organisasi Islam. Kemudian dia menemukan kekecewaan dalam organisasi itu. Kekecewaan itu macam-macam. Ada yang tidak kebagian proyek atau apa. Lalu memisahkan diri (mengkloning) dan bergerak dengan bawahanya dari organisasi tersebut. Jadi dia tinggal meneruskan”dawahnya” dengan beberapa pengikut.

    Para pengikut setia menganggap cap “ sesat” atau gila yang ditujukan kepada mereka adalah suatu bentuk yang nyunah seperti ketika para nabi dicap sesat oleh masyarakatnya. Mereka begitu pede dan keras kepala meski disebut sesat. Padahal Nabi Muhammad SAW disebut sesat oleh Abu Jahal cs dan masyarakatnya karena : Pengakuan kenabian kepada Muhammad SAW berdampak hebat pada kekuasaan Abu Jahal dan pemerintahan Mekah saat itu. Sifatnya sangat politis ,Nabi dan pengiktunya menentang berhala sesembahan masyarakat Jahiliyah Sedang penguasa Mekah sangat ingin massyarakatnya bodoh menyembah berhala sebagai alat pembodohan untuk melanggengkan kekuasaan. Seandainya Nabi Muhammad hanya mengakui sebagai Nabi yang bertugas hanya sebagai sosok pembimbing spiritual semata. Mungkin Abu Jahal Cs tidak begitu keras menentang Nabi. Nah apakah kehadiran Al Qiyadah dan lain membuat gerah penguasa karena kekuasaan posisi politiknya terganggu. Tentu tidak bukan. Bahkan Kaum Yahudi dan musuh-musuh Islam malah senang dengan kehadiran mereka.
    Bagaimana para pengikut setia itu mengakatan aktivitasnya sebagai kegiatan yang nyunah seperti nabinya sementara kepada nabinya (Muhammad SAW) mereka tidak mengakui. Lalu nyunah terhadap nabi siapa ?

    Awal-awal “dawahnya” semua yang dibicarakan adalah hal-hal yang benar yang hanya beberapa persen saja. Setelah terjalin hubungan emosional yang harmonis antar pengikut, mulailah ada hal-hal yang anehatau keliru . Namun pengikut terlanjur punya hubungan erat. Lagipula dengan ilmu yang sedikit para pengikut tidak bisa membantah dengan argument-argumen yang ilmiah terhadap ajaran yang disampaikan para nabi palsu. Apalagi mereka jusrtu kebanyakan baru tahu Islam ketika masuk organisasi tersebut.

    Ada kelompok-kelompok yang berkepentingan terhadap munculnya nabi palsu tersebut. Kelompok-kelompok ini sengaja membentuk, membiayai aliran-aliran sesat untuk menghancurkan Islam. Dari isu teroris sampai ke aliran sesat tentu membuat trauma masyarakat kita belajar agama atau ikut pengajian. Sehingga masyarakat kita hanya akan menerima Islam sebagaimana adanya. Ketika ada ajaran Islam yang tidak biasa walaupun itu berasal dari ajaran Islam. Ajaran tersebut akan dicurigai.
    Sebagai contoh : masyarakat Islam diasingkan dengan kata Jihad. Padahal ini jelas ada dalam Islam. Kemudian dimunculkan Isu teroris. Sehingga ketika ada orang yang mengajarkan bab tentang Jihad. Ajaran ini dianggap asing dan dihubung-hubungkan dengan terorisme.

    Jadi sekali lagi nabi palsu ukanlah barang baru dan ke depan pun akan ada nabi-nabi palsu yang lain. Mungkin saat ini ada lagi calon nabi palsu yang sedang bertapa baru 2 hari,10 hari dst. Adapula yang sudah melakukan perekrutan tapi belum terekspose media masa. Wait and see…….

    Komentar oleh crazysufy — November 4, 2007 @ 2:12 pm

  13. Nabi Palsu ya itu Muhammad setelah kristus mana ada nabi lain..adanya Palsu semua
    Check this out http://auoh.multiply.com/journal membongkar si Plagiat!

    Komentar oleh Sukro — November 6, 2007 @ 11:05 pm

  14. @sukro: NGAWUR…..!!!!

    Komentar oleh azeenar — November 12, 2007 @ 1:28 am

  15. Tes. dulu. abis. gak bisa upload.ok.

    Komentar oleh Mamunlimas — November 15, 2007 @ 9:38 pm

  16. Bisa jadi yang kita sebuah nabi palsu itu salah paham. Mengapa? Karena mereka yang kita sebut nabi palsu itu pada dirinya tidak menyatakan sebagai nabi baru. Tapi ini hasil pemahaman dari suatu perintah (ayat) yang menyatakan agar kita mengikuti contoh yaitu nabi. Yang namanya contoh idealnya ya 100%. Jadi mereka memahaminya untuk mengikuti “cara seperti” nabi. Bukan “pengakuan” dirinya sebagai nabi. Yang saya tahu mereka juga memiliki semangat untuk membela agama Islam, namun caranya yang salah. Semangat mereka tinggi namun pemahaman yang keliru yang menyebabkan mereka sesat.

    Pemahaman seperti ini banyak tersebar luas di masyarakt terutama kalangan terpelajar. Mereka memiliki semangat keagamaan yang tinggi namun mendapatkan pemahaman yang keliru.

    Hal ini disebabkan mereka memahami konteks ajaran tidak mendapatkan bimbingan/pembinaan/tuntunan dari ahli yang memiliki kemampuan lengkap.

    Mereka cukup solid dalam kelompok sehingga doktrinasi dari pemahaman mereka dengan mudah ditancapkan ke pengikutnya.
    Hasilnya bertambah banyaklah pengikut mereka. Cukup hebat memang caranya.

    Tinggal kita bagaimana meluruskan semangat keislaman mereka dan meyakinkan akan pemahaman yang benar dari suatu ajaran.

    Mudah-mudahan Allah menjaga kita agar tetap dalam petunjuknya. Amin.

    Komentar oleh Mamunlimas — November 15, 2007 @ 9:56 pm

  17. buat smua umat muslim di dunia..kalo ada yang ngaku nabi biar dia punya banyak “kelebihan” ygn luar biasa atau biar jenggotnya nyampe ke tanah kita “WAJIB TIDAK PERCAYA” pesan ini juga buat anak cucu sesudah kita pasti akan akan lagi dajjal-dajjal yang lebih hebat di zaman mereka nanti,jadi tolong tanamkan aqidah islam yang sebaik-baiknya buat mereka.OK

    Komentar oleh abu shadha — November 21, 2007 @ 1:21 pm

  18. sukro kalo ngomong yang bener!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Komentar oleh khalid — December 11, 2007 @ 11:31 am

  19. Nabi Palsu ya itu Muhammad setelah kristus mana ada nabi lain..adanya Palsu semua

    Komentar oleh muslimin — January 2, 2008 @ 4:16 pm

  20. walah ngaku muslimin?olalah Kristus itu nabi selamat yah kalau anda sadar kalau kristus bukan tuhan.loh kok marah emang ada di injil situ yang mengatakan aku tuhan ?kok aku dibunuh,waktu itu diakan memohon pada tuhannya yang esa,kan kalau ngaku tuhan itu akal2nya paulus saja, hari gini dibongiNgak pecaya ?ayt apa yang menyebutkan bahwa kristus ber agama nasrani

    Komentar oleh eliza — February 12, 2008 @ 9:11 am

  21. percuma saja anda berdebat krn kita sekalian akan binasa, yang tidak percaya Yesus kristus sebagai tuhan akan binasa,
    anda tidak menyadari hai umat islam bahwa anda telah melakukan perbuatan berdosa yaitu menyembah berhala yaitu batu hitam di mekah/dalam 5 hari sekali.dan kalau islam itu agama yang benar dihadapan Allah, mengapa Allah melenyapkan anak manusia yg ada di Aceh dg cara tsunami yng notabene islam,apakah ada yg salah?

    Komentar oleh mualim — March 1, 2008 @ 9:31 am

  22. To All Bangsa Indonesia
    Fren aku merasa klo tulisan-tulisan seperti ini hanya akan membuat perbedaan itu tidak indah. buat semua yang baca dan kasih comment di tempat ini, kita harus sadar apapun agama kita mengajarkan sesuatu yang baik tidak perlu diperdebatkan seperti ini. Allahku ya Allahku, Tuhanku ya Tuhanku, Nabiku ya Nabiku percaya kepada ajaran masing-masing tanpa memperdebatkan agama yang lain
    Aku ngerasa sedih banget lihat banyak blog maupun website yang saling mengejek menghina menyalahkan membenarkan.
    Fren perbedaan itu harus dibuat indah.
    Aku seorang Katolik, teman-temanku banyak yang muslim, Budha, Hindhu banhkan kepercayaan seperti Konghucu tapi kita tidak pernah memperdebatkan agama masing-masing, biarlah itu menjadi kepercayaan kita masing-masing. Aku dan teman-temanku sedih banget klo lihat tulisan seperti ini, sepertinya bangsa ini mudah dicerai beraikan.
    Fren pembicaraan lintas agama yang baik itu harus didasarkan pada sikap saling menghargai dan menghormati. Semoga kita semua dapat berpartisipasi agar dialog-dialog perbedaan agama yang menjurus ke arah saling membenarkan dan berbuntut perselisihan ini tidak terjadi lagi. Kami (saya dan teman-teman) yakin bangsa indonesia adalah bangsa yang baik. amin

    Komentar oleh ridwan — April 20, 2008 @ 2:13 pm

  23. Setuju deh dg comment milik Ridwan… Kami juga punya ‘Laakum dinukum waliyaadiin’. Bagimu agamamu, Bagiku agamaku. URus saja ibadah sendiri-sendiri. Nggak usah dibikin susah

    Komentar oleh billy — April 24, 2008 @ 11:30 am

  24. dari semua agama mengajarkan ahlak cara hidup menyayangi diri sendiri mau pun orang lain bukan agamanya atau nabinya yang penting ahlaknya

    Komentar oleh rasdian — June 26, 2008 @ 8:38 pm

  25. Betul… ngapain ngurus nabi palsu. Kayak yang ngomong sudah suci saja. Urus hidupnya sendiri aja nggak becus. Masih suka nyalahin orang. Yang boleh ngomong nabi palsu adalah orang yang memang suci. Memang dia dapet cap itu dari mana? Dari Tuhan?? Memang dia denger sendiri, kalau seseorang itu palsu?? Kalau bener-bener diwakilkan untuk menyampaikan kebeneran gimana??? Bukankah yang palsu adalah orang yang sebelumnya, yang katanya tau agama tapi suka menindas orang. Memaksakan orang untuk berbuat seperti apa kata agamanya. Syariah model mana itu??? Hahahhaa… Neraka udah terbuka.. mau jadi penghuni selanjutnya. Lihatlah ke sana berapa orang dari kalian yang udah diterima di Surga.. Hahahha Sok tahu aja….!!!!!!!!!!!!!!!!

    Komentar oleh sapta sapta — July 11, 2008 @ 7:56 am

  26. Yang kita bahas adalah daftar orang yang (pernah)mengaku menjadi nabi, bukan mengklaim nabi agama lain sebagai nabi palsu. Bukanlah lebih baik jika kita berdebat tanpa menjelek-jelekkan agama lain? Perbedaan itu indah jika kita bisa memaknai dengan jiwa lapang.

    Komentar oleh Rizray Trifa — July 12, 2008 @ 1:20 pm

  27. Umur manusia rata-rata kan 60 Tahun. Daripada buat dosa dengan berdebat dan menyakiti sesama, lebih baik buat sesuatu yang berguna dan memperbaiki diri kita.

    Komentar oleh sofian — October 13, 2008 @ 2:27 am

  28. mungkin maksud mereka bukan mengajak berdebat, tapi hanya untuk mengingatkan sesama manusia yang ingin beriman kepada Allah dan beriman kepada hari akhir agak tidak tersesat jalannya.

    Komentar oleh joko174 — October 20, 2008 @ 10:15 am

  29. Gerakan Sholat Mengandung Terapi Kesehatan

    Sholat itu tiang agama
    Dalam salah satu hadits Nabi disebutkan “asholatu imanuddin“, sholat itu adalah tiang agama, mungkin secara lugoiviyah-nya adalah orang yang sholat adalah yang menghidupkan agama dan orang yang tidak sholat adalah yan…

    Komentar oleh Mimbar Jum'at — November 15, 2008 @ 1:43 pm

  30. Ciri Nabi Tuhan adalah Mujijat, kalau itu gak ada berarti PALSU

    Komentar oleh HARIYANTO — January 8, 2009 @ 2:51 pm

  31. Yah yang bener tuh ya tetep Nabi Muhammad, kenapa bener sebab beliau nabi terakhir penerus Musa /Moses putra Yukabad bagi kamu Yahudi, Isa Al Masih /Yesus putra Maryam bagi kaum Nasrani/Katolik, Beliau membawa Kitab Suci Al Qur’an penyempurna Kitab Suci Taurat dan Kitab Suci Injil dari Tuhan Allah yang Esa.Mengajarkan Kebaikan dan Kedamaian sampai kiamat kelak.Jadi marilah menjadi saudaraku wahai kaum Yahudi dan Nasrani/Katolik menjadi pemeluk Islam dari tuhan Allah. Ingat Tuhan kita sama2 Allah bukan…?.Menyembahlah pada Allah yang Esa tidak berputra dan ber Ibu -Bapak kembali pada ajaran Nabi Musa, Nabi Isa,dan Nabi Muhammad yang dahulu kala untuk menyembah dan beragama kepada Allah yang Esa yang tidak ada tuhan selain Dia, baik itu Musa atau Uzair atau Yesus atau Budha atau Siwa atau yang lainnya itu bukan Tuhan melainkan juga ciptaan Allah juga marilah berbondong-bondong masuk Islam dengan kesadaran hati dan akal pikiran kalian semua. Semoga hal ini bisa menjadi renungan dan menggugah kesadaran kita. Amin Ya Allah.

    Komentar oleh Mr. Heaven Paradise — January 14, 2009 @ 10:27 pm

  32. Asalamualaikum semua saudara, saya anak Brunei. Kita umat Islam yakin bahawa Tiada Nabi lain setelah Nabi Muhammad, dan Al quran ialah kitab kita bagi umat Islam. Ini di nyatakan di khutbah ter akhir nya; “berimanlah kepada Al quran dan sunnahku. Tiada nabi lain setelah aku, dan tiada agama baru selepas aku” nah memang benar pada masa ini kita lehat tidak ada lagi agama lain selepas agama Islam(salah satu Agama yg terbesar pada zaman ini). Tentang Yesus(peace be upon to him), yesus juga ada menyatakan tentang kedatangan nabi selepas nya di dalam kitab Barnaba ; “the messenger of god whom you call “Messiah” who was made before me, and shall come after me, and shall bring the words of truth, so that his faith shall have no end”. Yesus(peace be upon to him) juga ada memberi amaran kepada sesiapa saja yg mengaku dia anak tuhan; “Cursed be every one who shall insert into sayings that i am the son of god”, maksud nya kecelakaanlah kepada mereka-mereka yg mengatakan bahwa aku anak tuhan” -Gospel Barnaba. Dan juga Yesus(peace upon tn him) Memberitahu yang dia akan datang kembali ke dunia(apa yg dikatakan oleh penganut agama kristian, the second coming) untuk menjadi saksi kepada umat manusia bahwa dia adalah bukan tuhan, dan juga bukan anak tuhan(memang betul pada ketika ini kita lehat perdebatan besar antara islam dan kristian tentang sama ada Yesus adalah anak tuhan atau pun utusan dari tuhan) Dia akan menjadi saksi kepada semua umat manusia dan mengaku yg diri nya sama juga seperti manusia manusia yang lain. “I confess before heaven, and call to witness everything that dwells upon the earth, that i am a stranger to all that men have said to me, to wit, that i am more than a man. For i am a man, born of a woman, subject to the judgment of god; that live here like as other men” Gospel Barnaba. Yesus menyatakan dia adalah manusia yg laher dari wanita, manusia yg di bawah tangan tuhan, sama seperti manusia-manusia yang lain. Namun para ahli agama kristian menyatakan yg Gospel barnaba adalah bertentangan dengan Trinity. Semoga Allah sentiasa melindungi kita dari kesesesatan. Amen.

    Komentar oleh Hafiz (Brunei Darussalam) — February 5, 2009 @ 2:10 am

  33. Kita di sini bukanlah untuk berdebat. Tapi memberi komen komen dan pengajaran dan ke insafan kepada kita sesama saudara, serta “nur” atau cahaya kejalan yang benar. Seseorang Islam berkata kepada yg bukan Islam dan mengajak untuk memeluk agama Islam, namun begitu tidaklah di paksa seseorang bukan Islam untuk memeluk agama Islam. Semoga tuhan sentiasa melindungi kita dari segala malapetaka dan melindungi dari segala kesesatan, Amen ya rabbal al-amen.

    Komentar oleh Hafiz (Brunei Darussalam) — February 5, 2009 @ 2:39 am

  34. Saudara dan saudari sekalian, disini saya kemuka kan kisah tentang seorang bekas penganut agama kristian iaitu Abdul Malik Lebanc.(peace be upon to him) Dia menceritakan dengan kukuh bagaimana kitab Bible telah membawa dia memasuki agama Islam dalam artikel nya yg bertajuk “The bible led me to Islam” http://www.geocities.com/Heartland/Fields/2704/article35.html

    Komentar oleh Hafiz (Brunei Darussalam) — February 5, 2009 @ 5:24 am

  35. upload yg lengkap donk…..
    gantung tuhhh…..

    Komentar oleh ryfo mayza — April 30, 2009 @ 2:04 pm

  36. terima kasih postingannya, bermanfaat bagi anak saya yg kebetulan ada tugas dari sekolah, ttg siapa saja nabi palsu.

    Komentar oleh evie — May 13, 2009 @ 7:25 pm

RSS feed untuk komentar di artikel ini.

Tulis Komentar Anda

Baris dan paragraf akan dipisahkan otomatis, alamat email tidak akan tampil, tag HTML diperbolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



ini fitur anti spam: silakan ketik kata yang ada di kotak...






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham